Pixel Code jatimnow.com

Pendapatan Disbudparpora Ponorogo Surplus, Ini Penyebabnya

Editor : Rochman Arief
Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi. (foto: Achmad Fauzy/jatimnow.com)
Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi. (foto: Achmad Fauzy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo mengklaim pendapatan tahun ini telah melampaui target.

Pendapatan Disbudparpora Ponorogo hingga 11 Desember 2022, telah tercapai Rp3.622.892.500. Sementara pagu dari target yang ditetapkan Pemkab Ponorogo sebesar Rp2.531.000.000.

“Tahun ini surplus dari target yang telah ditetapkan. Walaupun saat Covid-19 lalu tidak tercapai,” kata Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, Senin (19/12/2022).

Dari realisasi tesebut, lanjutnya, Disbudparpora Ponorogo telah melampau target sebesar Rp1 miliar lebih atau surplus sekitar 43 persen lebih.

"Itu masih sampai tanggal 11 Desember. Belum nanti Natal dan akhir tahun,” kata Judha saat ditemui di Kantor Disbudparpora Ponorogo, Jalan Pramuka.

Dia mengaku PAD dengan angka Rp 3.622.892.500 tidak hanya bersumber dari wisata saja, tetapi juga dari titik lain.

Baca juga:
OPD-SKPD di Ponorogo Diminta Tuntaskan Tunggakan Pajak 586 Kendaraan Pelat Merah

“Berbagai sumber destinasi misal Telaga Wisata Ngebel dan wisata Ngembak menjadi penyumbang utama. Ada pula sarana dan prasarana yang biasa menjadi sektor komersial," urainya.

ia mencontohkan persewaan gedung kesenian, gelanggang olahraga remaja (GOR) dan gerung bulutangkis bisa menjadi salah satu sumber PAD.

Menurutnya terlampauinya target PAD ini karena destinasi wisata sudah mulai beroperasi kembali. Selain itu, beberapa sarana prasarana lainnya sudah mulai dibuka kembali.

Baca juga:
Ratusan Kendaraan Pelat Merah di Ponorogo Nunggak Pajak, Duhkah!

“Harapannya pergerakan ekonomi berjalan. Selama ditutup sangat luar biasa impact-nya," pungkasnya.

Naskah dan Foto: Achmad Fauzy/Ponorogo