Pixel Code jatimnow.com

Laki-laki Tunawisma Ditemukan Mengapung di Kali Konto Jombang

Editor : Rochman Arief Reporter : Elok Aprianto
Mayat laki-laki saat dievakuasi petugas dan warga dari kali Konto, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))
Mayat laki-laki saat dievakuasi petugas dan warga dari kali Konto, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))

jatimnow.com - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga mengapung di aliran Kali Konto, yang ada di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Minggu (25/12/2022), sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Sulianto mengatakan berdasarkan keterangan warga, mayat laki-laki tanpa identitas itu merupakan tuna wisma atau gelandangan yang sering dijumpai warga di sekitar kolong jembatan Kayen.

"Korban ini Mr. X, karena tidak ditemukan identitas apapun. Diperkirakan korban ini gepeng, karena kalau sore hari tidurnya di bawah jembatan, di bibir sungai, tempat tidurnya itu sekitar 40 sampai 50 sentimeter," ungkapnya.

Berdasarkan hasil analisa, lanjutnya, tempat tidur yang minim ruang gerak, kuat dugaan korban terjatuh ke sungai pada saat tidur.

"Diperkirakan korban ini pada saat mau miring ke kiri atau ke kanan, terjatuh ke sungai," katanya.

Baca juga:
Gelandangan Meninggal di RSUD Harjono Sudah Dimakamkan

Lebih lanjut Sulianto mengatakan jika pada saat korban terjatuh ke sungai, kemungkinan bagian tubuh korban terbentur benda keras di sungai.

"Besar kemungkinan wajahnya terbentur benda-benda di sekitar sungai. Misalnya batu atau plengseng, yang mengenai organ tubuhnya," katanya.

Kawasan Bandarkedungmulyo pada Sabtu (24/12/2022) hujan turun dengan lebat. Kondisi ini membuat mayat korban hanyut terbawa aliran sungai sejauh 50 meter dari kolong jembatan.

Baca juga:
Gelandangan Meninggal di RSUD Harjono, Ini Jawaban Dinsos Ponorogo

"Informasi dari masyarakat, korban ini kerap tidur di bawah jembatan saat sore, dan baru keluar mencari makanan jelang pagi," pungkasnya.

Lebih rinci, ia menjelaskan ciri-ciri korban berjenis kelamin laki-laki, memiliki jenggot, kurus, tinggi badan sekitar 165 sentimeter, dan memakai celana warna coklat serta memakai baju.