Pixel Code jatimnow.com

Pentingnya Implementasi Budaya K3 di Era Digital

Editor : Rochman Arief
Wakil Ketua DK3 Jawa Timur, Edi Priyanto. (foto: DK3 Jatim for jatimnow.com)
Wakil Ketua DK3 Jawa Timur, Edi Priyanto. (foto: DK3 Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Penyebaran virus corona sejak 2020 silam membawa pergeseran pola kerja. Salah satunya implementasi kerja secara virtual yang dilakukan secara online atau jarak jauh.

Pergeseran pola kerja secara digital ini perlu mengedepankan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di dunia kerja.

Wakil Ketua Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (DK3) Jawa Timur, Edi Priyanto mengatakan bahwa era globalisasi yang makin berkembang, menimbulkan banyak tantangan yang membawa perubahan dalam berbagai aspek.

Ia mencontohkan munculnya pergeseran teknologi, bidang pekerjaan, serta pola kerja baru berpotensi memunculkan bahaya dan risiko baru.

“Salah satu upaya mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan, dan penyakit akibat kerja yaitu dengan penerapan K3,” dalam keterangan resmi, Selasa (10/1/2023).

Edi mengatakan bahwa pemerintah telah berupaya membudayakan K3. Salah satunya melalui penyelenggaraan Bulan K3 Nasional.

Menurutnya K3 menjadi aspek penting dalam perlindungan ketenagakerjaan dan hak dasar setiap tenaga kerja, sesuai UU Nomor 1 Tahun 1970.

“Pelaksanaan K3 merupakan tanggung jawab bersama. Dengan demikian, semua pihak berkewajiban berperan aktif di bidang K3 secara konsisten,” imbuh pria yang mendapatkan apresiasi dari World Safety Organization sebagai "Concerned Citizen Award".

Adapun Bulan K3 Nasional diperingati selama satu bulan, yang jatuh pada 12 Januari hingga 12 Februari.

Sementara Bulan K3 Nasional 2023 mengambil tema “Terwujudnya Pekerjaan Layak yang Berbudaya K3 Guna Mendukung Keberlangsungan Usaha di Setiap Tempat Kerja”.

Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan Bulan K3 Nasional, sebagai momentum mewujudkan peningkatan kesadaran, akan pentingnya penerapan budaya K3 di setiap kegiatan, agar semua pihak dapat bekerja dengan aman dan tentram,” Edi menjelaskan.

DK3 Jatim berharap semua lembaga mampu mengenalkan budaya K3 kepada masyarakat secara luas.

Baca juga:
SPTP Terima Penghargaan Gubernur Jatim