Pixel Code jatimnow.com

Banyak Orang Cangkruk Kok Nekat Nyolong Motor, Ya Nyonyor...

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zain Ahmad
Pelaku curanmor dievakuasi polisi usai babak belur dihajar massa. (Foto: Setiawan for jatimnow.com)
Pelaku curanmor dievakuasi polisi usai babak belur dihajar massa. (Foto: Setiawan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pemuda babak belur dihajar massa usai tepergok mencuri motor Yamaha Vixion di Jalan Bulu Jaya, Lontar, Surabaya. Beruntung, saat aksi main hakim sendiri ini terjadi, polisi datang. Warga dibubarkan, pelaku dievakuasi.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Rabu (11/1/2022). Pelaku belum diketahui identitasnya, namun diperkirakan berusia 25 tahun. Sementara korban bernama Dany.

"TKP-nya dekat sama warung, masih banyak orang ngopi. Sepeda motor korban diparkir di pinggir jalan, katanya nggak dikunci setir," terang Setiawan kepada jatimnow.com.

Berdasarkan keterangan yang ia peroleh di lokasi, korban saat itu sedang ngopi. Kemudian, tanpa disadari, motornya dituntun orang tak dikenal.

Mengetahui itu, korban langsung berteriak maling. Warga yang juga ngopi dengan korban dengan cepat mengejar pelaku hingga kemudian dapat diamankan.

Baca juga:
Maling Spesialis Motor Petani di Pasuruan Tertangkap Dihajar Massa

"Di situ langsung dihajar ramai-ramai. Ada yang pakai kayu juga. Nyonyor (bonyok), Mas. Untungnya tak lama ada polisi. Pelaku kemudian dibawa pakai sepeda motor. Dibonceng tengah, tangannya diborgol," jelas Setiawan.

Pemuda 27 tahun ini menambahkan, sebelum dibawa polisi, warga sempat menggeledah pelaku. Namun tidak ditemukan barang bukti apapun. Begitupun identitasnya

"Ngakunya dia kesini sendiri naik gojek. Tapi warga sempat melihat ada orang pakai sepeda motor ngebut sendirian. Mungkin dia ditinggal kabur sama temannya," tandas Setiawan.

Baca juga:
Sudah Bawa Jimat, Maling Motor di Pasuruan Masih Tertangkap Polisi, Ealaaa...

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri, Iptu Bambang saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut hingga kini belum merespons.