Pixel Code jatimnow.com

Nenek di Jombang Ditemukan Meninggal Dekat Sumur Rumahnya

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Elok Aprianto
Petugas saat mengevakuasi jenazah ke dalam ambulans. (Foto: Polsek Mojoagung)
Petugas saat mengevakuasi jenazah ke dalam ambulans. (Foto: Polsek Mojoagung)

jatimnow.com - Amah (86) warg Dusun Sukorame, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung Jombang ditemukan meninggal dunia di sekitar sumur yang ada di rumahnya. 

Kepala Dusun Sukorame, M. Fahmi Hermanto mengatakan peristiwa meninggalnya Amah itu pertama kali diketahui anaknya Usman Baraji (32) yang tinggal serumah dengannya.

"Ditemukan kemarin sekitar jam 3-an. Yang meninggal Bu Amah, sudah tua. Usianya sekitar 80-an. Tahunya dari anaknya sendiri, terus bilang ke kerabatnya, di rumah ada orang mati," ungkapnya, Jumat (13/1/2023).

Saat ditemukan Amah kondisinya terlentang dan warna kulitnya berubah menjadi hitam. Mayat Amah dibawa polisi ke RSUD. Diduga Amah terjatuh saat berada di sekitar sumur.

"Kata polisi jatuh terpeleset. Dan kemarin malam sudah dimakamkan langsung," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Mojoagung AKP Bambang SB membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat itu.

Menurut Bambang, mayat tersebut ditemukan oleh anaknya, kemudian dilaporkan ke tetangga dan dilanjutkan ke perangkat desa. Setelah itu perangkat desa melaporkan peristiwa itu ke Polsek Mojoagung.

"Korban ini tinggal berdua bersama anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Dan pada hari Kamis (12/01/2023) sekira jam 15.30 WIB, anak korban memberitahukan kepada saksi Hadi Santoso (48) bahwa korban meninggal di area kamar mandi bagian luar," ungkapnya.

Baca juga:
ASN di Pemkot Batu Meninggal saat Rapat

"Kemudian saksi mengecek ke lokasi dan mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal, dan melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa untuk kemudian di laporkan ke Polsek Mojoagung," sambungnya.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim inafis Polres Jombang, diduga korban sudah meninggal sekitar 2 hari.

"Korban ini sudah meninggal selama 2 hari dan mayatnya dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh Team medis RSUD Jombang," katanya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pihak keluarga maupun saksi lainnya, diketahui korban menderita sakit diabetes.

Baca juga:
Misteri Meninggalnya Warga Krian Terungkap: Dikeroyok 3 Orang, Diotaki Saudara

"Korban memiliki riwayat sakit diabetes, darah tinggi dan usia sudah lanjut. Pihak keluarga mohon tidak dilakukan autopsi melainkan pemeriksaan luar saja, dan untuk jenazah segera bisa untuk makamkan," paparnya.

Kapolsek menyebut, dari hasil peneriksaan luar oleh team kesehatan dokter RSUD Jombang bersama Petugas Polri tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan.

"Jenazah akhirnya dibawa pulang dan dimakamkan pihak keluarga," pungkasnya.