Pixel Code jatimnow.com

Gudang TPQ di Jombang Terbakar saat Ditinggal Santri Takziah

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Elok Aprianto
Petugas Damkar BPBD Kabupaten Jombang saat berupaya memadamkan api (Foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)
Petugas Damkar BPBD Kabupaten Jombang saat berupaya memadamkan api (Foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gudang tempat penyimpanan peralatan pengajian Majelis Dzikir Al-Hikmah, TPQ Nurul Islam di Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang terbakar, Minggu (22/1/2023).

Peralatan pengajian yang disimpan dalam gudang tersebut hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Tanggalrejo, Dimas Wahyu Ramadhana menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.55 WIB. Katanya, salah satu santri yang biasanya tinggal di sana awalnya sedang memasak air dengan cara tradisional.

"Memasak air pakai pawon, pakai kayu bakar. Setelah airnya mendidih, api pada kayu dikira sudah mati, karena hanya keluar asap," ungkap Dimas.

Di saat yang bersamaan, sambung Dimas, terdengar dari pengeras suara masjid bahwa ada warga yang meninggal dunia.

"Akhirnya santri itu melayat (takziah) ke rumah orang yang meninggal. Belum sampai satu jam, taunya terjadi kebakaran itu," jelas dia.

Baca juga:
Rumah di Gresik Hangus Terbakar saat Pemiliknya Pergi ke Sawah

Dimas menduga api berasal dari sisa-sisa kayu yang digunakan memasak air tadi.

"Tidak ada korban jiwa, cuman kerugian material, seperti peralatan dekor, semua terbakar, kerugian kurang lebih 20 juta rupiah," jelasnya.

Sementara Kapolsek Mojoagung, Kompol Bambang SB menyebut, dari hasil pemeriksaan diketahui penyebab terjadinya kebakaran karena api yang masih menyala setelah santri itu masak air.

Baca juga:
Truk Pengangkut Tabung Gas Terbakar di Sumenep

"Apalagi santri itu kemudian melayat ke orang meninggal. Dan setelah kembali sudah tau asap yang mengebul. Api cepat membesar karena dalam gudang banyak bahan-bahan mudah terbakar," ungkap Bambang.

Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang, Bambang Dwijo menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 11.55 WIB. Dan setelah petugas pemadam diterjunkan ke lokasi, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.35 WIB.