jatimnow.com

Kadindik Ponorogo Sikapi Kasus Siswa SD yang Belajar di Dapur Sekolah

Editor : Arif Ardianto Reporter : Mita Kusuma
 Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Tutut Erliana 🔍
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Tutut Erliana

jatimnow.com - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Tutut Erliana, menyayangkan adanya siswa yang belajar di dapur sekolah akibat atap kelas rapuh dan membahayakan.

Kegiatan belajar mengajar di dapur sekolah tersebut terjadi di SDN 1 Karangjoho, Badegan, Ponorogo. Sebanyak 9 siswa harus belajar dengan menahan bau. Mereka juga kadang terganggu jika ada petugas sekolah membuat minuman

"Saya sangat menyayangkan. Dinas pendidikan itu mempunyai UPTD yang bisa dilapori tentang kerusakan sekolah. Itu kepanjangan tangan kami," kata Tutut kepada jatimnow.com, Kamis (9/8/2018).

Ia menjelaskan, bahwa tidak bisa memantau semua sekolahan. Apalagi di kecamatan yang jauh dari pusat kota.

Baca juga: Atap Kelas Rapuh, Siswa SD di Ponorogo Belajar di Dapur Sekolah

Ia meminta, untuk kepala sekolah yang ada di Ponorogo segera melapor jika ada kerusakan di sekolahnya. Jangan sampai menunggu kerusakan yang cukup parah.

"Ya kalau di SDN 1 Karangjoho itu saya tidak tahu. Seharusnya ada laporan jangan sampai rusak berat," bebernya.

Menurutnya, sekolah tersebut harus segera diperbaiki. Apalagi kondisinya mengkhawatirkan. Dengan atap yang hampir ambrol.

"Itu rapuh. Bisa saja ambrol sewaktu-waktu. Langkah kami tentu segera kami perbaiki," janjinya.

Namun, harus tetap antri 1-2 tahun. Kemungkinan diusulkan ke tahun berikutnya.

"Ya buat pembelajaran saja. Kalau ada laporan bisa langsung lapor. Masuk ke dapodik (data pokok pendidikan)," katanya.

Sehingga jika tidak terbantu pemerintah daerah bisa dibantu pemerintah pusat.

"Ya nanti dilihat dulu. Pasti kami bantu tapi tidak bisa ndadak," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Loading...