Pixel Code jatimnow.com

Info Lur! Jalur Alternatif Malang-Batu Via Klemuk Ditutup Sebulan Lho

Editor : Narendra Bakrie  Reporter : Galih Rakasiwi

jatimnow.com - Jalur alternatif Kabupaten Malang menuju Kota Batu dan sebaliknya melalui Klemuk ditutup sementara karena ada pembangunan jalur penyelamat.

Lurah Songgokerto, Arsyam Dhian Ramadhan mengatakan, jalur itu dibangun karena di sana sering terjadi kecelakaan akibat rem blong. Bahkan sebulan tercatat sampai 12 kali kejadian.

"Itu yang membuat warga RW 1/RW 2 Dukuh Songgoriti menginisiasi pembangunan jalur penyelamat untuk mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Semoga masyarakat bisa mengerti kenapa jalur ditutup sementara sebulan," ujarnya, Rabu (15/2/2023).

Meski begitu, penutupan tidak selama 24 jam, karena pengerjaan hanya dilakukan pagi hingga sore hari. Namun ketika dibuka, hanya khusus roda dua saja.

"Untuk jalur penyelamat dibangun di dua titik, yakni letak 3A dan 3C. Keduanya diisi dengan spesifikasi yang sama yakni tanah dan pasir kedalaman 50 sentimeter, panjang sekitar 30-35 meter serta lebar sekitar 7-8 meter," beber dia.

Baca juga:
Perang Sarung Juga Terjadi di Malang, Undangan Disebar Melalui Medsos

Sementara Ketua RT 1 Wiwin Pranoto menegaskan, pengerjaan jalur penyelamat ini menggunakan dana swadaya masyarakat dan tidak dibantu pemerintah sama sekali.

"Jadi sudah diusulkan sejak 2015 lalu, namun belum ada respon. Akhirnya masyarakat menyepakati untuk dilakukan swadaya (patungan)," paparnya.

Masyarakat banyak yang memberikan sumbangan berupa semen, pasir, batu, dan lain sebagainya. Apabila dikalkulasikan dalam bentuk rupiah, setidaknya pembangunan untuk satu titik bisa mencapai Rp50 juta. Disinggung terkait kecelakaan, ia juga mengaku untuk kasus tertinggi pada tahun ini.

Baca juga:
Pembangunan Green House Strowberi di Kota Batu Ditolak Warga

"Sering terjadi saat masa imlek beberapa waktu kemarin. Ada sekitar 11 peristiwa. Kecelakaan rata-rata didominasi oleh motor dan mobil, terutama motor berjenis matik," tandasnya.

Pembangunan jalur penyemat di jalan alternatif Klemuk (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)