jatimnow.com

Terdeteksi Positif TBC, Dua JCH Embarkasi Surabaya Jalani Perawatan

Editor : Arif Ardianto Reporter : Farizal Tito
Ruang isolasi Asrama Haji Sukolilo Surabaya 🔍
Ruang isolasi Asrama Haji Sukolilo Surabaya

jatimnow.com - Diindikasi sedang sakit, dua Jemaah Calon Haji (JCH) gagal berangkat dan menjalani perawatan di ruang isolasi klinik kesehatan Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Dua Jemaah Calon Haji (JCH) tersebut berasal dari Sidoarjo dan Blitar yang tergabung dalam kloter 53 Embarkasi Surabaya.

Dua JCH itu diindikasi mengalami sakit Tuberculosis TBC saat menjalani proses pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya.

Wakil Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya dr. M. Zainul Mukhorobin menjelaskan, dua orang tersebut kini berada di ruang isolasi sementara Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

"Dua jemaah di ruang isolasi sementara asrama haji karena hasil pemeriksaan BTA diketahui TBC paru positif," ujar Zainul.

Di ruang isolasi, lanjutnya. Jemaah haji yang terkena penyakit TBC sementara waktu terus menjalani pengobatan agar menjadi negatif.

"Kita masih berharap ada konversi dari positif menjadi negatif. Tetap kita lakukan pengobatan program terpadu, biasanya setelah satu hingga dua minggu pengobatan, akan menjadi negatif," terang Zainul.

Zainul berharap kedua JCH ini dapat menjadi negatif TBC sehingga dapat berangkat ke tanah suci bersama kloter yang ada. Namun, bila tetap positif TBC, pihaknya secara terpaksa tidak dapat mengeluarkan rekomendasi dalam memberangkatkan JCH tersebut.

"Manakala masih positif, kita tidak bisa memberangkatkan," pungkasnya.

Sebelumnya terdapat dua jemaah asal Tuban yang sebelumnya positif TBC. Setelah melalui pengobatan dua minggu di ruang isolasi, JCH dinyatakan negatif dan telah diberangkatkan bersama kloter 67 lalu.

Hingga kini, masih terdapat dua JCH asal Gresik yang menjalani perawatan di RS Haji karena penyakit jantung dan ginjal.

Dan dua JCH asal Kab Nganjuk dan NTT yang sempat tertunda keberangkatannya karena menjalani perbaikan anemia di RS Haji, kini telah dinyatakan layak terbang dan akan diberangkatkan bersama kloter berikutnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto