Pixel Codejatimnow.com

Jambore Wisata, Cara Disparta Kota Batu Promosikan Potensi Desa

Editor : Redaksi  Reporter : Advertorial
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai melihat produk unggulan di masing-masing desa dalam kegiatan Jambore Wisata. (foto-foto: Diskominfo Kota Batu for jatimnow.com)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai melihat produk unggulan di masing-masing desa dalam kegiatan Jambore Wisata. (foto-foto: Diskominfo Kota Batu for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pariwisata Kota Batu menggelar Jambore Wisata dan Asosiasi Kepariwisataan di jalur lingkar barat (Jalibar) di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Jumat (3/3/2023). Ini merupakan langkah Pemkot Batu mempromosikan potensi wisata di 24 desa/kelurahan yang ada di Kota Batu.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai sangat mengapresiasi jambore ini. Sebab kegiatan ini bisa menjadi cara mengenalkan potensi yang dimiliki satu wilayah dengan wilayah lainnya.

"Apalagi setiap desa/kelurahan di Kota Batu memiliki keunikan dan karakteristik beragam. Potensi ini menjadi jurus andalan atau keunggulan untuk memikat daya tarik wisatawan. PR ke depan yaitu pembenahan infrastruktur menuju desa wisata demi memberikan kenyamanan para wisatawan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq menjelaskan meski baru pertama kali event ini bisa menghadirkan potensi keunggulan di penjuru Kota Batu.

Baca juga:
Investasi di Kota Batu Capai Hampir Rp500 Miliar, Pariwisata jadi Unggulan

Ceremonial Jambore Wisata yang dibuka Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.Ceremonial Jambore Wisata yang dibuka Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.

"Terpenting jambore bisa mempertemukan para pelaku pariwisata. PR kami yaitu Disparta Kota Batu akan terus meningkatkan segi destinasinya, ekonomi kreatifnya serta atraksi pertunjukkannya," imbuhnya.

Baca juga:
Istri Munir dan DHC BPK 45 Kota Batu Desak Makam Eddy Rumpoko Segera Dipindah

Tetapi, semua itu perlu langkah kolaboratif dan integratif membangun kualitas desa wisata. Seluruh elemen harus bersatu baik itu lintas OPD, pihak ketiga maupun pendanaan CSR. Tahun 2023 Disparta menyediakan anggaran senilai Rp3 miliar.

"Itu dialokasikan untuk pengembangan destinasi, sarana prasarana dan infrastruktur. Tapi nanti yang dikucurkan ke tiap desa/kelurahan berbeda melihat skala prioritas kebutuhan," tutupnya. (adv)