Pixel Code jatimnow.com

Bos Hotel di Banyuwangi Ditemukan Tewas Tergeletak di Halaman

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Eko Purwanto
Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Polsek Cluring for jatimnow.com)
Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Polsek Cluring for jatimnow.com)

jatimnow.com - I Wayan Bagiharta (70) pemilik Hotel Garden, di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, Banyuwangi ditemukan tewas di halaman hotel miliknya. Ia ditemukan tewas oleh pengguna jalan yang melintas.

Kapolsek Cluring AKP Eko Darmawan mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh Agus Suwandi (59), warga setempat yang kebetulan melintas. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/3/2023) kemarin.

"Korban ditemukan tergeletak di halaman hotel sekitar 4 meter dari pintu gerbang pukul 13.30 WIB. Lantas saksi langsung menghubungi Kadus setempat. Dan kemudian laporan adanya penemuan mayat di sebuah hotel kami terima," katanya.

Eko mengatakan, korban tinggal sebatang kara di dalam hotel. Dan tak ada yang melihat kematian korban, sebelum ditemukan warga yang kebetulan melintas.

"Bahwa sebelum meninggal dunia almarhum selama ini hidup sendirian di dalam hotel (hidup sebatang kara) karena pihak keluarganya berada di Bali," jelasnya.

Eko menyebut, operasional hotel milik korban sudah tak aktif dan ditutup sejak tahun 2019 lalu.

Baca juga:
Pelatih Silat di Tulungagung Divonis Ringan, Jauh dari Tuntutan

"Ditutup sekitar 4 tahun silam. Sudah tidak aktif lagi," ujarnya.

Dari pemeriksaan luar, kata Eko, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan dari keterangan tim dokter, korban menderita penyakit kronis.

"Sesuai hasil pemeriksaan luar oleh pihak medis RSUD Genteng tidak di ketemukan adanya tanda-tanda kekerasan," katanya.

Baca juga:
Pelajar di Bojonegoro Tewas Tabrak Truk Parkir

"Dan almarhum diketahui akhir-akhir ini sering mengalami sakit. Yang bersangkutan memiliki riwayat sakit stroke dan kencing manis," tambahnya.

Keluarga korban, lanjut Eko, yang berada di Bali tak menghendaki adanya proses autopsi. Dan menerima kematian keluarganya itu.

"Almarhum akan dimakamkan atau dibawa ke Bali oleh pihak keluarganya. Keluarga juga tak menghendaki adanya autopsi," pungkasnya.

Mas Dhito Berangkatkan Kediri Dholo KOM 2024 dari SLG
Olah Raga

Mas Dhito Berangkatkan Kediri Dholo KOM 2024 dari SLG

Kediri Dholo KOM 2024 diikuti 520 cyclist dari Indonesia dan mancanegara. Mereka melintasi berbagai pemandangan indah dan menantang di wilayah Kediri, termasuk tanjakan ikonik kelok 9 dan gigi 1.