Pixel Codejatimnow.com

Petani Banyuwangi Ditemukan Tewas Tergeletak di Areal Persawahan

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Eko Purwanto
Proses evakuasi korban (Foto: Polsek Singojuruh for jatimnow.com)
Proses evakuasi korban (Foto: Polsek Singojuruh for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Dusun Krajan Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, dibuat gempar penemuan mayat di areal persawahan. Mayat tersebut ternyata petani setempat bernama Sahwan (65).

Ia ditemukan tergeletak tak jauh dari areal sawah miliknya.

Kapolsek Singojuruh, AKP Abdul Syajad membenarkan peristiwa itu ketika dikonfirmasi via telepon.

"Ya benar mas. Kejadian pada Selasa kemarin. Korban ditemukan tergelatak dekat jalur irigasi persawahan dalam kondisi sudah meninggal dunia," katanya kepada jatimnow.com, Rabu (22/03/2023).

Ketika ditemukan tak jauh dari areal sawah miliknya, korban mengenakan pakaian lengan panjang berwarna biru. 

Lanjut, jasad korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas untuk proses pemeriksaan luar. Syajad menyampaikan tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Tidak ditemukan tanda kekerasan. Itu Berdasarkan pemerikasaan luar yang dilakukan petugas puskesmas. Dari keterangan keluarga korban memiliki riwayat penyakit jantung," ungkapnya.

Baca juga:
Mayat Pria di Surabaya Ditemukan Mengapung Dalam Tandon, Tubuh Penuh Luka

Syajad mengatakan, pihak keluarga mengakui korban mememiliki riwayat gangguan lambung dan jantung. Sebelum meninggal, korban sempat keluar masuk rumah sakit untuk keperluan check up medis penyakitnya itu.

"Beberapa minggu kebelakang korban memang kerap keluar masuk rumah sakit mengobati gangguan lambung dan jantungnya itu," ujarnya.

Syajad menambakan, sesat sebelum meninggal korban sempat balik ke rumah setelah pagi melakukan rutinitasnya di sawah. Namun, ia tak kembali lagi setelah menyambangi areal sawah menjelang siang.

Baca juga:
Cak Lontong Dirujak Netizen usai Melotot dalam Kampanye 03 di Banyuwangi

"Jadi pukul 09.15 WIB, korban ditemukan warga sekitar yang kemudian dilaporkan kepada kami," jelasnya.

Tak menghendaki autopsi, jasad korban lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. Syajad menyatakan pihaknya meminta kepada keluarga membuat surat pernyataan tertulis bermaterai.

"Mereka sudah mengikhlaskan dan bersedia menandatangani surat perjanjian tertulis. Korban langsung kita serahkan untuk dikebumikan," tandasnya.