Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Rusaknya Bangunan Makam di Malang

Editor: Erwin Yohanes / Reporter:

Salah satu makam yang dirusak

jatimnow.com - Kepolisian menduga pelaku perusakan bangunan kijing makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, menggunakan batu besar yang ditemukan di tempat kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Kasembon, Iptu Priyadi mengatakan, telah mengamankan batu besar yang diduga digunakan untuk merusak makam. "Ada batu yang diamankan. Batu besar saja, tak ada benda lainnya," kata Iptu Priyadi saat dihubungi jatimnow.com, Jum'at pagi (17/8/2018).

Selain itu pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi yang ada. "Kita periksa tiga saksi, juru kunci makam, warga sebelah makam, dan yang mengetahui pertama kali makam dirusak," ujarnya.

Baca juga: Makam Rusak di Malang, Kepala Desa: Tidak Ada Aturan Pelarangan Kijing

Polisi juga menegaskan bahwa yang dirusak hanya kijing bangunannya tanpa membongkar gundukan tanah di makamnya. "Makam digulingkan, tidak dibongkar," lanjutnya.

Kepolisian sendiri menerima informasi dari warga pada Rabu (15/8/2018). Polsek Kasembon menduga perusakan makam terjadi pada malam hari dan hanya satu malam. "Kami perkirakan malam hari dan hanya satu malam saja," pungkasnya.

Sebelumnya, warga Desa Pait digegerkan dengan rusaknya sejumlah bangunan kijing makam di TPU setempat yang berbatasan antara Dusun Slatri dan Dusun Bonjagong.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan kerusakan makam yang masih misterius. Minimnya saksi membuat kepolisian kesulitan mengungkap motif kejadian tersebut.

Reporter: Avirista Midaada
Editor: Erwin Yohanes

 

 

 

 

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter