Pixel Code jatimnow.com

Pesta Miras Karang Ploso Malang, 2 Tewas dan 2 Kritis

Editor : Aris Setyoadji   Reporter : Achmad Titan
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Pesta minuman keras (miras) di Dusun Leses, Desa Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang sebabkan 2 tewas, 2 kritis, dan 2 orang keadaan berangsur membaik.

Kapolsek Karang Ploso, Iptu Bambang Subinanjar membenarkan hal tersebut, para korban rata-rata berusia di bawah 30 tahun. Mereka menggelar pesta miras pada Senin sore (8/5/2023).

"Nah setelah itu dua orang mengeluhkan sesak nafas kemudian dilarikan ke RS Prasetya Husada. Tapi akhirnya meninggal dunia pada Selasa," ungkapnya, Rabu (10/5/2023).

Setelah itu, ada dua korban lagi mengeluhkan hal yang sama sehingga dibawa ke RS UMM Malang dan sampai sekarang masih belum sadarkan diri.

"Ada dua kritis, belum sadarkan diri, lalu dua lainnya berangsur membaik dan menjalani perawatan di rumahnya. Total ada enam korban," ujarnya.

Baca juga:
2 Warga Jember Tewas di Tulungagung usai Tenggak Miras Oplosan

Secara rinci 2 korban meninggal bernama Ahmad Suyanto (35) dan Febrianto (22). Lalu 2 kritis bernama Slamet Paimin (35) Hanif (29), dan Agus (29) serta Diki (29) dirawat di rumah.

Dalam kejadian ini pihak polsek sudah mendatangi lokasi dan mengumpulkan beberapa barang bukti yaitu 2 botol miras kosong.

Baca juga:
2 Warga Bojonegoro Tewas usai Pesta Miras di Kafe Sidobandung

Botol tersebut oleh pihak polsek sudah dikirim ke Labfor Polda Jatim untuk mendalami kasus ini. Selain itu petugas juga menunggu 4 korban membaik untuk dimintai keterangan.

"Keterangan itu cukup penting untuk mengetahui kandungan minumannya apa saja campuranya. Termasuk rasanya pascaminum," tutupnya.

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.