Pixel Codejatimnow.com

PKB Daftarkan Bacalegnya ke KPU, Targetkan Merebut Semua Kursi DPRD di Jatim

Editor : Aris Setyoadji  Reporter : Ni'am Kurniawan
Arak-arakan PKB dimeriahkan musik patrol dan baju khas Jawa Timuran (Foto: Ni'am Kurniawan/jatomnow.com)
Arak-arakan PKB dimeriahkan musik patrol dan baju khas Jawa Timuran (Foto: Ni'am Kurniawan/jatomnow.com)

jatimnow.com - DPW PKB Jawa Timur resmi mendaftarkan bakal calon legislatif (Caleg) ke Kantor KPU Jatim, Jalan Tenggilis, Surabaya, Sabtu (13/5/2023). Dengan pakaian khas Jawa Timuran, kedatangan Caleg PKB, dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKB Halim Iskandar, lengkap dengan iringan musik patrol.

Kedatangan arak-arakan PKB disambut langsung oleh Ketua KPU Jatim Choirul Anam. Usai mendaftarkan bacalegnya, Halim Iskandar mengungkapkan, pendaftaran kali ini merupakan bagian dari ikhtiar PKB untuk merebut semua kursi DPRD di Jatim.

Dijelaskan Halim bila momentum ini pihaknya akan melangkah lebih jauh lagi, yaitu pemenangan Pilkada Serentak 2024. Di mana dalam satu tarikan nafas akan ambil seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur dan pemimpin utama Provinsi Jawa Timur.

Halim menerangkan, bacaleg yang ia daftarkan ini merupakan kader terbaik PKB. Dari 100 persen total bacaleg yang didaftarkan, Halim menyebut lebih dari 30 persen bahkan sampai 40 persen terdiri dari kalangan perempuan.

Baca juga:
7000 Suara Milik Caleg DPRD Ponorogo yang Meninggal Dunia, Akan Dibawa Kemana?

"Sebagaiaman dimaklumi DPRD dari Jawa Timur proporsi perempuan (kami) jauh lebih besar dari partai-partai lain di Jawa Timur," katanya.

Menteri PDTT RI itu juga menegaskan, agenda ke KPU hari ini juga sebagai simbol bahwa PKB serius dalam partisipasi Pilpres 2024. Dengan Capres Muhaimin Iskandar, atau kader terbaik PKB lainnya.

Baca juga:
PKB Tunggu Koalisi soal Pendamping Habib Hadi di Pilwali Probolinggo 2024

"Yang pasti PKB tidak akan ngusung kader yang bukan kader sendiri," tandasnya.

"Kader sendiri itu artinya banyak misalnya Bu Khofifah itu kader PKB, beliau pernah jadi PKB, beliau ketua Muslimat NU, jadi kita pasti tidak akan keluar dari kader sendiri," pungkasnya.