Pixel Code jatimnow.com

Kasus Bayi Mati Usai Imunisasi di Trenggalek Dihentikan

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Bramanta Pamungkas
Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Trenggalek menghentikan penyelidikan kasus kematian bayi pasca-imunisasi. Hal ini disebabkan karena hasil kajian Komnas KIPI dan hasil autopsi Tim Dokpol Polda Jatim yang dilakukan tidak menunjukan adanya tindak pidana. Bayi berusia 5 bulan tersebut meninggal dunia karena mengalami dehidrasi berat.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim mengatakan berdasarkan kajian dari Komnas KIPI, meninggalnya bayi ini dikarenakan mengalami dehidrasi berat kejadian ikutan pasca-imunisasi. Artinya bukan imunisasi yang menyebabkan kematian korban.

Dari hasil autopsi yang dilakukan oleh Dokpol Polda Jatim, pada tubuh vital korban ditemukan virus aktif. Jika dugaan kematian akibat imunisasi itu tidak relevan. Pasalnya, imunisasi itu adalah virus yang dilemahkan.

"Hasil keterangan dokter forensik, tidak ada hubungan kausalitas antara imunisasi dan kematian balita tersebut," ujarnya, Senin (5/6/2023)

Berdasarkan hasil tersebut, polisi melakukan gelar perkara atas kasus kematian bayi usai mendapatkan imunisasi. Hasilnya, gelar perkara di tingkat Polres Trenggalek ataupun di Polda Jatim, memutuskan bahwa kasus ini dihentikan.

Baca juga:
Kecelakaan di Trenggalek Tembus 562 Kejadian, Korban Didominasi Remaja

"Berdasarkan gelar perkara di tingkat polres dan polda, diputuskan perkara ini dihentikan," terangnya.

Sebelumnya, pada 27 Maret 2023 orang tua bayi berinial MOAR melaporkan kematian anaknya usai mendapatkan imunisasi di Polres Trenggalek.

Baca juga:
Selama 2025 Sebanyak 8 Anggota Polres Trenggalek Terkena Sanksi

Saat itu, orang tua korban menceritakan bahwa anaknya mengalami panas hingga kejang usai imunisasi. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini dibawa ke bidan untuk mendapatkan suntikan imunisasi. Namun bayi mengalami demam tinggi setelah menerima suntikan vaksinasi hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 23 Maret lalu.

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam