Pixel Code jatimnow.com

Kanwil Kemenkumham Jatim Imbau Peserta Seleksi Catar Hadir 90 Menit Sebelum Ujian

Editor : Zaki Zubaidi  
Seleksi Calon Taruna (Catar) Politeknik Pemasyarakatan dan Imigrasi. (Foto: Humas Kanwil Kemenkumham Jatim/jatimnow.com)
Seleksi Calon Taruna (Catar) Politeknik Pemasyarakatan dan Imigrasi. (Foto: Humas Kanwil Kemenkumham Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kadiv Administrasi Saefur Rochim mengimbau para peserta seleksi Calon Taruna (Catar) Politeknik Pemasyarakatan dan Imigrasi untuk hadir 90 Menit sebelum waktu ujian berlangsung.

Hal itu disampaikannya setelah mengamati banyaknya peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT), yang diselenggarakan di BKN Kantor Regional II Surabaya, datang terlalu mepet dengan waktu pelaksanaan ujian.

Dampaknya, banyak peserta yang harus terburu-buru sebelum memasuki ruang ujian. Hal itu tentu saja mengganggu konsentrasi saat mengerjakan soal-soal ujian.

"Bahkan ada juga yang terlambat sehingga tidak bisa mengikuti ujian," jelasnya, Minggu (18/6/2023).

Pengumuman terkait kehadiran peserta tersebut sebenarnya telah disampaikan oleh panitia sejak 01 Juni 2023, tepatnya pada Pengumuman Nomor: SEK.2.KP.01.03-53 tentang Jadwal Pelaksanaan SKD Pada Seleksi penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Poltekim & Poltekip Kemenkumham TA 2023.

Baca juga:
3 Sertifikat Hak Cipta Diserahkan pada SMK Antartika 2 Sidoarjo, RUKI Bergerak

"Jelas disampaikan bahwa Peserta WAJIB hadir 90 menit sebelum pelaksanaan SKD dimulai," tegasnya.

Kadiv Administrasi juga menegaskan bahwa dalam seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan seleksi penerimaan Catar, peserta tidak tidak dipungut biaya. Karenanya apabila ada para pihak yang menjanjikan sesuatu dengan meminta imbalan biaya, maka itu tidaklah benar.

Baca juga:
Persiapan Kontestasi WBBM, Kemenkumham Maluku dan Papua Studi Tiru ke Jatim

Untuk mengetahui perkembangan informasi para peserta diharapkan intens memonitor informasi melalui laman dan media sosial resmi Seleksi Catar Poltekim Poltekip.

"Kelalaian karena tidak mengikuti perkembangan informasi menjadi tanggung jawab peserta,". ujarnya.