Pixel Codejatimnow.com

Kesaksian Paman Mayat Terbungkus Karung di Kediri, Sering Dengar Jeritan

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Yanuar Dedy
Barodin, paman korban mayat terbungkus karung di Kediri. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Barodin, paman korban mayat terbungkus karung di Kediri. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Barodin (44) paman dari mayat wanita dalam karung di Kediri memberikan kesaksikan mengejutkan.

Ia yang tinggal persis di sebelah rumah Sulastri itu sering mendengar jeritan yang diyakini dari DL (20). Pun pada Rabu (5/7/2023) malam itu, yang diduga menjadi saat-saat Sp, suami kakaknya, Sulastri, membawa DL pergi paksa.

Dia mendengar jeritan yang disebutnya biasa ia dengar dari rumah tersebut.

"Sewaktu saya mau berangkat pengajian, mendengar suara jeritan itu. Saya pikir korban sedang bersama ibunya. Ternyata, ibunya tidak ada di rumah. Ibunya sedang di Blitar,” terang Barodin saat berbincang di teras rumahnya, Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, pada Minggu (9/7/2023).

Teriakan itu didengar Barodin sekitar pukul 21.00 WIB. Tapi apa yang terjadi Barodin mengaku tak mengetahuinya. Juga soal dugaan kedatangan Sp yang sedari sore kembali berangkat menuju Blitar, ia tidak mengetahui secara pasti.

“Kira-kira ya ayahnya itu tapi saya tidak tahu, karena buru-buru ada acara,” tandas Barodin.

Sejak, Selasa (2/7/2023), Sp memang bolak-balik Kediri-Blitar. Sampai Rabu malam itu dia pulang sendiri tanpa istrinya.

Lalu, Kamis pagi. Barodin melihat Sp datang bersama Sulastri. Ia mengaku, melihat Sp sempat ngobrol dengan keluarganya, lalu pergi lagi dengan membawa sejumlah pakaian DL.

Sementara keponakannya itu sudah tidak berada di rumah. Sp menyebut mengajak DL ke Lamongan untuk mencari kerja.

Baca juga:
Pembunuhan Direkayasa Seolah Kecelakaan di Ponorogo, 4 Saksi jadi Tersangka

"Iya ke Lamongan, katanya," lanjut Barodin.

Selama ini, hubungan DL dan Sp juga dilihat oleh Barodin tidak harmonis. Anak dan ayah ini sering cekcok. Sikap Sp disebut memang keras.

“Sering cekcok. Kalau ayah dan ibunya masih (suami-istri) tapi pisah ranjang,” tandas Barodin.

Namun Barodin tak menyangka bahwa DL akan tewas mengenaskan seperti ini.

Untuk diketahui, sejak bayi, korban diasuh oleh Maryono, kakeknya. Sementara sang ayah sehari-hari tinggal di rumah keluarganya di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Baca juga:
Sakit Hati Istri Digoda, Pria di Probolinggo Bunuh Tetangga

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan, masih belum memastikan pelaku pembunuhan mayat terbungkus karung tersebut.

“Kita masih lakukan penyelidikan. Nanti perkembangan informasi saya sampaikan lebih lanjut,” tegas Rizkika.