jatimnow.com

Mahasiswa Homoseksual Cabuli 4 Anak Laki-laki

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Erwin Yohanes
Binsar Martua (tengah) saat diinterogasi di Polrestabes Surabaya. 🔍
Binsar Martua (tengah) saat diinterogasi di Polrestabes Surabaya.

jatimnow.com - Entah apa yang ada di dalam benak Binsar Martua ini. Meski di kampus tempatnya kuliah banyak mahasiswi cantik, pemuda 22 tahun asal Sumatera Utara itu justru memilih anak-anak sesama jenis sebagai pelampiasan nafsunya.

Aksi pencabulan itu dilakukan Binsar secara berkala dalam 2 bulan terakhir. 4 anak laki-laki yang jadi korban kelainan seksualnya itu, merupakan anak-anak yang tinggal di dekat kos-kosannya di wilayah Surabaya Timur. 4 anak itu berumur antara 9 hingga 11 tahun.

"Dia (Binsar, red) kami tangkap di kos-kosannya setelah salah satu orang tua korban melapor ke kami," sebut Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Jumat (24/8/2018).

Loading...

Penangkapan itu dilakukan Unit PPA, Kamis (23/8/2018) kemarin. Meski awalnya Binsar mengelak, namun Binsar akhirnya mengakui semua perbuatannya. Dalam pemeriksaan pun, modus yang dipakai Binsar untuk mencabuli anak-anak itu terungkap.

"Pelaku merayu para korban untuk datang ke kamar kosnya dengan alibi akan memberikan rasa nikmat yang luar biasa," beber Ruth Yeni.

Rasa nikmat yang ditawarkan pelaku yaitu membuat korban klimaks. "Padahal, jika korban klimaks, pelaku inilah yang justru merasakan kenikmatan tersendiri. Sementara korban, hanya merasakan sakit pada kelaminnya," ungkap Ruth Yeni.

Aksi Binsar yang terakhir terbongkar oleh orang tua korban, setelah salah satu korban bercerita alat kelaminnya di foto dan berusaha dijilati oleh Binsar. Saat itu korban lari ketakutan dan bercerita ke orang tuanya.

Sementara, Binsar yang merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Surabaya itu mengaku menyesal telah melakukan perbuatannya.

Binsar juga mengaku, dirinya memang hanya tertarik dengan sesama jenis (laki-laki) alias homoseksual. Sayang, Binsar tak bercerita apa yang menjadi latar belakang dirinya mengalami dis-orientasi seksual tersebut.

"Saya nggak berani melakukan (hubungan sesama) dengan pria dewasa, karena malu. Makanya saya lampiaskan ke mereka (anak-anak)," aku Binsar seraya terus menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes