Pixel Code jatimnow.com

Kebakaran di Bromo, Wisatawan Dilarang Masuk Area Bukit Teletubbies

Editor : Arif Ardianto
Petugas memadamkan kobaran api dengan ranting kayu
Petugas memadamkan kobaran api dengan ranting kayu

jatimnow.com - Perangkat daerah setempat memberikan peringatan pelarangan bagi wisatan masuk kewilayah kebakaran kawasan Gunung Bromo.

kawasan yang dinilai membahayakan diantaranya adalah bukit Teletubbies di wilayah gunung Bromo.

"Wisatawan jangan masuk kearea bukit Teletubbies sampai lokasi itu benar benar steril dari bara api," kata Kepala Dinas Dinas Pemuda Olahraga  Budaya dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Sidik Wijanarko, Senin (3/9/2018).

Area bukit Teletubbies mengalami kebakaran yang lumayan parah Karena banyak rumput ilalang kering.

"Sehingga kondisi itu sangat mudah terbakar, apalagi angin kencang api cepat melebar," terangnya.

Sidik juga mengatakan, saat ini lokasi kebakaran di area bukit Teletubbies tengah dilakukan pemadaman kurang lebih 320 orang yang diterjunkan.

"Baik dari jajaran kepolisian, TNI, BPBD , TNBTS dan sejumlah perwakilan relawan baik dari Bromo lover dan juga forum Sahabat gunung," tegasnya

Dalam penjinaan api, para petugas hanya menggunakan alat seadanya dengan memukuli bara api yang sedang menyala dengan sebuah ranting kayu.

"Selain itu mereka juga membuat sekat agar api tidak bisa menjalar lebih luas lagi," tegasnya.

Dengan adanya musibah kebakaran Padang Savana dan bukit Teletubbies diharapkan pengunjung gunung Bromo untuk bisa melihat destinasi wisata lain yang ada disana seperti  area pasir berbisik dan juga melihat keindahan gunung Bromo dari bukit mentigen.

"Jika pengunjung ingin melihat bukit Teletubbies boleh hanya dengan jarak relatif jauh dan aman. Karena biasanya wistawan mengabadikan lahan Teletubbies yang terbakar dengan mengambil foto,'tegasnya.

Dia juga  menjelaskan, untuk penutupan bukit Teletubbies diperkirakan dalam waktu 2-3 hari kedepan.

"Jadi menunggu hasil keputusan dari TNBTS kapan pastinya bukit Teletubbies bisa dikunjungi dari jarak dekat,"  imbuhnya.

Reporter: Mahfud Hidayatullah

Baca juga:
Kebakaran Pasar Kesamben Blitar Berhasil Dipadamkan, 5 Jam Petugas Jinakkan Api

editor: Arif Ardianto

Baca juga:
Pasar Kesamben Blitar Terbakar: 4 Jam Belum Padam, Ratusan Lapak Pedagang Hangus