Pixel Codejatimnow.com

Makna Megengan dan Gunungan Apem Pj Gubernur Jatim di Grahadi

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ni'am Kurniawan
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat megengan di Grahadi kemarin malam. (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat megengan di Grahadi kemarin malam. (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama keluarga besar Pemprov Jatim menggelar tradisi Megengan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/3/2024) malam.

Acara ini digelar untuk menjaga sekaligus merawat tradisi yang sudah ada sejak dahulu.

"Bulan Ramadan segera tiba, karenanya untuk menjaga tradisi yang sudah ada sejak dulu, maka malam ini kita menggelar megengan," ujar Adhy, dalam siaran resminya, Sabtu (9/3/2024).

Tradisi megengan, kata Adhy, umum dilakukan masyarakat Jawa di akhir Bulan Sya'ban untuk menyambut datangnya Bulan Ramadan. Tradisi ini juga identik dengan salah satu jajanan tradisional yaitu kue apem.

Gunungan apem yang dibawa Adhy sempat membuat gagal fokus, karena saking besarnya. Sama seperti lainnya, apem-apem milik Adhy juga sempat menjadi rebutan peserta dan jemaah megengan yang hadir.

"Apem sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu afuwwun yang artinya maaf, sehingga menjelang Ramadan ini kita diharapkan bisa saling memaafkan," katanya.

Menurut dia, megengan dalam Bahasa Jawa yakni  menahan, ia berharap melalui tradisi ini mampu menjadi pengingat bagi semua agar dapat menahan berbagai godaan yang datang saat menjalankan ibadah puasa nanti. 

"Kita harus bersiap diri menyambut Ramadan, semoga kita bisa menahan dari segala godaan di bulan puasa, mudah-mudahan kita dijauhkan dari segala bentuk perbuatan yang bisa menggugurkan ibadah puasa," tuturnya.

Baca juga:
Halal Bihalal Pejabat Pemprov Jatim, Adhy Karyono: Saatnya Evaluasi Kinerja

Lebih lanjut, ketika Megengan juga digelar Khatmil Quran serta berkirim doa untuk sanak keluarga yang telah meninggal dunia. Banyak di antara umat muslim yang melakukan ziarah kubur ke makam saudara dan keluarga yang telah berpulang sebagai bagian dari tradisi ini.

Di momen ini, Adhy mengajak semua warga di Jawa Timur memanfaatkan momen ini untuk saling memaafkan. Tujuannya agar semua memiliki hati yang bersih dalam menjalankan segala ibadah di bulan Ramadan.

"Mudah-mudahan kita dapat memanfaatkan ibadah puasa ini dengan baik, dan dapat meningkatkan iman dan taqwa," harapnya.

Bersama jajaran Pemprov Jatim, pihaknya akan melaksanakan agenda Safari Ramadan. Menariknya, dalam pelaksanaanya nanti juga akan disertai dengan agenda operasi pasar murah.

Baca juga:
Antusiasme Warga Surabaya Ikut Open House Idul Fitri di Grahadi

"Kami ingin ini sejalan dengan bagaimana kita untuk mengatasi pengendalian inflasi maka seyogyanya setiap ada Safari Ramadan di titik di mana pun," tegasnya.

Di akhir,  Pj Gubernur Adhy Karyono secara khusus menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa Bulan Ramadan 1445 Hijriah. Ia mendoakan supaya semua yang dijalankan saat bulan suci diberikan kemudahan sekaligus kesehatan yang terua dilipatgandakan.

"Selamat menjalankan ibadah puasa, Mudah-mudahan dengan acara ini kita berikan kekuatan kesehatan untuk bisa menjalankan ibadah puasa," tutupnya.