Pixel Codejatimnow.com

Nyaris Punah, 1000 Pohon Mangga Manalagi Akan Ditanam di Probolinggo

Editor : Yanuar D  Reporter : Mahfud Hidayatullah
Pj Wali Kota Probolinggo Nurkholis. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Pj Wali Kota Probolinggo Nurkholis. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Probolinggo bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur akan menanam 1000 pohon mangga manalagi di kawasan kota. Upaya ini untuk mengembalikan buah mangga sebagai ikon Kota Bayuangga yang nyaris punah.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Wilayah Lumajang - Probolinggo - Pasuruan Akhmad mengatakan, bahwa penghijauan ini akan mendukung ikon Kota Probolinggo sebagai kota mangga.

“Rencananya akan kita lakukan penanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species, red) yakni mangga manalagi khas Probolinggo,” katanya, Senin (25/3/2024).

Dirinya menambahkan, penghijauan ini akan direalisasikan dalam waktu dekat. Lokasi penanamannya antara lain di area Ruang Terbuka Hijau, Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) serta kantor BPBD Kota Probolinggo.

Baca juga:
Sederet Nama yang Diusung Golkar Jatim di Pilkada Serentak 2024

Masih menurut Akhmad, tak hanya pohon mangga, rencananya juga akan ditanam pohon pulai (pule) yang ditempatkan disepanjang area jogging track jalan tembus Taman Maramis-Gladak Serang, tepi jalan dan area perkantoran.

Bantuan yang diberikan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur terhadap upaya penghijauan ini merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan keindahan kota, menyerap emisi karbon dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Kota Probolinggo.

Baca juga:
Melihat Kesiapan Zainal Arifin Maju Pilbup Probolinggo 2024 Jalur Independen

Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis menegaskan bahwa penghijauan kawasan ini adalah salah satu upaya mengembalikan kejayaan masa lalu Kota Probolinggo yang terkenal dengan ikon Seribu Taman dan Bayuangga.

“Ini upaya mengembalikan kejayaan masa lalu. Mengingat dulu kan terkenal sekali mangga Probolinggo, sekarang pohonnya sudah mulai jarang ditemui,” kata pria penghobi taman itu.