Pixel Codejatimnow.com

2 Rumah Warga Gayam Bojonegoro Ludes Terbakar saat Ditinggal Panen Padi

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Misbahul Munir
Petugas Damkarmat Bojonegoro saat memadamkan kebakaran dan pembasahan dirumah Sukardi warga Desa Gayam Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Petugas Damkarmat Bojonegoro saat memadamkan kebakaran dan pembasahan dirumah Sukardi warga Desa Gayam Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua bangunan rumah milik warga Desa Gayam Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, hangus terbakar pada Selasa (26/3/2024). Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir senilai Rp250 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro, Ahmad Gunawan mengatakan, rumah yang terbakar itu diketahui milik Sukardi (59) warga RT.010/RW.002 Desa Gayam, Kecamatan Gayam.

Kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 09.15 WIB, dan baru dilaporkan pada pukul 09.50 WIB. Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian.

"Petugas sampai di lokasi sekitar pukul 10.02 WIB dan selanjutnya melakukan upaya pemadaman dan pembasahan. Dan kebakaran dapat dipadamkan oleh Petugas Damkarmat pada pukul 11.25 WIB, " jelasnya.

Untuk memadamkan api, Damkarmat Bojonegoro menerjunkan 13 personil dan 3 unit kendaraan pemadam dibantu 1 unit truk water suplay BPBD dan 1 truk tengki air Pertamina.

Baca juga:
Si Jago Merah Hanguskan Rumah di Ponorogo, Kerugian Capai Rp250 Juta

Akibat kebakaran ini, 2 bangunan rumah kayu milik Sukardi beserta perabotan rumah tangga ludes terbakar. 1 ekor sapi milik korban juga mati terpanggang. Api disebutkan sempat merembet ke 2 rumah tetangga namun api berhasil dipadamkan.

"Sementara penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik," tutupnya.

Baca juga:
Rumah dan Toko di Pacitan Ludes Terbakar Gegara Kulkas, 2 Mekanik Terluka

Sementara itu, menurut Sekdes Gayam Narito mengatakan, bahwa saat kejadian penghuni rumah sedang melakukan aktivitas pertanian di sawah. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini.

"Saat kejadian rumah dalam keadaan terkunci, ditinggal panen padi (ngedos) sama pemilik rumah," singkatnya.