Pro Fauna: 3 Ribu Burung Dilindungi Diburu Setiap Musim

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Avirista Midaada

Pro Fauna Indonesia saat beraksi di Malang, Jumat (14/9/2018).

jatimnow.com - Pro Fauna Indonesia mencatat setidaknya ada 3 ribu ekor burung endemik yang seharusnya dilindungi oleh Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor 20 tahun 2018. Namun, burung-burung itu menjadi buruan dan diperdagangkan secara ilegal.

Juru Bicara Pro Fauna Indonesia, Afrizal Abdi, menyatakan dari hasil investigasi Pro Fauna Indonesia pada November 2016, sekitar 3 ribu ekor Kakatua Putih, Kesturi Ternate, dan Nuri Bayan ditangkap dari alam saat musim buah selama 3-5 bulan di Maluku Utara.

"Salah satu ancaman serius bagi kelestarian Kakatua dan burung dilindungi lainnya adalah perburuan dan perdagangan ilegal," ujar Afrizal Abdi.

Oleh karena itu, wacana revisi peraturan satwa dilindungi tersebut seharusnya didahului kajian ilmiah, bukan sekadar karena tekanan sekelompok masyarakat.

Baca juga: Peringati Hari Kakatua Indonesia, Pro Fauna Lakukan Ini di Malang

Menurutnya, dari hasil penelusuran di Pulau Jawa, satu ekor kakak tua raja bisa dihargai Rp 10-30 juta per ekor.

Harga ini berbeda jika dijual di Ternate, karena sekali tangkap dari warga sekitar, hanya dihargai Rp 150-200 ribu per ekor untuk Kakatua putih. Sedangkan untuk Burung Kasturi dihargai Rp 100-150 ribu per ekor.

Pihaknya juga meminta pengadilan memperberat hukuman bagi para pelaku perdagangan ilegal satwa-satwa dilindungi tersebut.

"Pedagang dan pemilik vonisnya rendah kurang dari setahun. Terakhir itu, hanya divonis 5 bulan subsider 1 bulan kurungan penjara," ujarnya.

Padahal, sebagaimana aturan setidaknya ancaman penjara 5 tahun dan denda mencapai Rp 100 juta. "Hukumannya harus diperberat sesuai dengan aturan yang ada," tutupnya.

 

 

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter