Pixel Codejatimnow.com

14 Tersangka Balon Udara Meledak di Ponorogo Terancam Penjara 15 Tahun

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ahmad Fauzani
Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Ponorogo, Iptu Guling Sunaka. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Ponorogo, Iptu Guling Sunaka. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Ponorogo menetapkan 14 tersangka kasus ledakan balon udara yang membawa mercon di area persawahan Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong.

"Iya sudah ada tersangka," ungkap Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Ponorogo, Iptu Guling Sunaka, Jumat (17/5/2024).

Menurutnya, setelah bekerja selama beberapa hari, kasus ini dinaikkan statusnya ke penyidikan setelah penyidik melakukan gelar perkara kedua berdasarkan alat bukti yang ditemukan.

Dari hasil penyidikan, menetapkan 14 tersangka. Terdiri dari 7 dewasa (2 dianataranya wanita) dan 7 anak di bawah umur.

Baca juga:
Oknum Perangkat Desa jadi Tersangka Kasus Balon Udara Meledak di Ponorogo

"Para tersangka PF, AN, CA, WI, ADE, AS, BD, FA, FAN, AB, OK, MN, DL, dan D. Anak-anak kami limpahkan ke unit PPA (Perempuan dan Perlindungan Anak),” tambahnya.

Tujuh tersangka dewasa telah ditahan oleh penyidik. Sedangkan anak-anak dikembalikan ke rumah. Namun, kasus pidana tetap berlanjut.

Baca juga:
SMPN 1 Balong Ponorogo Gelar Salat Gaib untuk Korban Balon Udara Meledak

Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU No. 12 Tahun 1951 atau Pasal 187 KUHP jo Pasal 55, Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun.

Ledakan tersebut menyebabkan empat remaja mengalami luka-luka. Salah satunya harus dilarikan ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk perawatan intensif. Satu orang, Ilham Nugroho meninggal dunia.