Pixel Codejatimnow.com

Pasutri di Probolinggo Dibegal saat Pulang Kulak Tempe, Korban Dikalungi Celurit

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Haryo Agus
Korban pembegalan di Kecamatan Maron saat dirawat di RS dr Saleh. (Foto: Polsek Maron for jatimnow.com)
Korban pembegalan di Kecamatan Maron saat dirawat di RS dr Saleh. (Foto: Polsek Maron for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan suami istri (pasutri) asal Pikatan, Gending, Kabupaten Probolinggo menjadi korban pembegalan saat pulang dari kulakan.

Kapolsek Maron AKP Agus Supriyanto mengatakan, aksi pembegalan tersebut terjadi pada Minggu (26/5/2024) malam, sekitar pukul 21.23 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat Maskur Amirullah (35) bersama istrinya Pujiani Marwati (23) pulang dari kulakan tempe di Desa Kedungsari, Maron, Kabupaten Probolinggo.

Saat melewati jalan di Desa Pengalangan, Maron, Korban dicegat seseorang dengan membawa celurit yang berniat untuk merampas sepeda motor yang dibawa.

"Korban diadang oleh pelaku yang membawa celurit. Korban berhenti dan mematikan mesin. Kemudian terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku," kata AKP Agus Supriyanto, Senin (27/5/2024).

Agus melanjutkan, saat itu korban meminta istrinya membawa sepeda motor yang ia kendarai untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Baca juga:
Aksi Begal Marak di Kota Malang, Polisi Identifikasi Para Terduga Pelaku

"Setelah dilihat korban sudah dalam keadaan terluka dengan luka bacok pada pinggang bagian kiri tembus perut," ungkapnya.

Agus menuturkan, pelaku berhasil mengambil tas milik korban yang berisi dompet dengan uang Rp300 ribu dan juga satu buah handphone.

Pelaku yang terluka parah selanjutnya dibawa ke RS dr Saleh Kota Probolinggo. Namun nahas, korban meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Baca juga:
Tak Ada Motif Politik, Polisi Tangkap Tersangka Begal Panwas Trenggalek

"Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Unit Reskrim untuk ungkap kasus," tandasnya.