Pixel Codejatimnow.com

Warga Tulungagung Keluhkan Titik Azimuth pada PPDB Online

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Bramanta Pamungkas
Posko aduan PPDB di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Posko aduan PPDB di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah warga mendatangi posko aduan PPDB di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. Mereka menyampaikan sejumlah keluhan terkait sistem pendaftaran PPDB secara online.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Sayifudin Zuhri mengatakan, salah satu permasalahan yang banyak terjadi dalam tahap pendaftaran PPDB tahun ini adalah titik azimuth.

Sebelumnya, pihaknya telah melakukan validasi. Namun saat didaftarkan masih terdapat kekeliruan dalam penentuan titik azimuth. Hal ini menyebabkan calon siswa baru tidak masuk dalam sistem zonasi yang ditetapkan.

"Untuk itu, mereka datang ke posko guna memperbaiki titik azimuth sehingga tepat," ujarnya, Selasa (11/06/2024).

Kendala lain yang banyak terjadi adalah perpindahan orang tua. Dalam sistem ini, calon siswa baru harus mendaftar didampingi dengan orang tuanya sesuai KK.

Baca juga:
SMA Negeri 1 Pandaan Pasuruan Terapkan Strategi Khusus Selama PPDB

Selain itu, KK yang digunakan untuk mendaftar juga minimal diterbitkan setahun sebelumnya. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya pemindahan KK untuk keperluan pendaftaran PPDB.

"Kita sudah mengatur semua jalur pendaftaran dalam PPDB tahun ini," tuturnya.

Baca juga:
PPDB 2024/2025 Sidoarjo Segera Dibuka, Dispendikbud: Ada 6 Jalur Masuk

Pihak Dinas Pendidikan juga melakukan sidak ke sejumlah sekolah, untuk melihat kondisi kendala di lapangan. Sesuai jadwal, pendaftaran PPDB berakhir hari ini. Mulai besok hingga tanggal 14 Juni dilakukan validasi data. Hasilnya nanti akan diumumkan pada 15 Juni mendatang.

"Setelah itu kita akan mengetahui sekolah mana yang belum tercukupi siswa barunya, nanti pendaftaran tahap kedua akan dibuka tanggal 19 Juni," pungkasnya.