Pixel Code jatimnow.com

Gerindra Usulkan Dhito-Deny di Pilbup Kediri 2024

Editor : Yanuar D   Reporter : Yanuar Dedy
Sekretaris DPD Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Sekretaris DPD Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbeda dengan NasDem yang sudah menjatuhkan rekom, Gerindra hingga kini belum menentukan sikap dukungannya terhadap calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kediri 2024, 27 November mendatang.

Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra Jawa Timur Kharisma Febriansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah melihat potensi kader-kader yang mereka miliki di Kabupaten Kediri, sambil terus memantau pergerakan calon yang ada.

Untuk calon tersebut, saat ini menurut Kharisma ada dua nama yang dipantau secara intensif. Yakni, petahana Hanindhito Himawan Pramana dan bos rokok Tajimas Deny Widyanarko yang sudah mengantongi rekom dari Partai NasDem.

“Kita usahakan untuk mengusung kader sendiri akan tetapi jika memang kita tidak punya stok kader yang cukup, kita sangat terbuka untuk merekrut orang-orang yang kita anggap mampu,” kata Kharisma, usai membuka acara Pendidikan Politik DPD Gerindra Jawa Timur di Kota Kediri, Rabu (19/6/2024).

Baca juga:
Dokter Ari Purnomo Adi Daftar jadi Calon Wakil Bupati Kediri Lewat PDIP

“Di Kabupaten Kediri sendiri masih belum kita putuskan, masih dalam pemantauan. Sementara ini sudah ada dua orang yang terpantau, yaitu bupati incumbent Mas Dhito dan satu lagi Mas Deny (Widyanarko), kita lagi pantau,” tambahnya.

Terkait kriteria, Kharisma menekankan pentingnya kemampuan membangun daerahnya dan mensukseskan program nasional. Kharisma pun tak ragu mengusulkan, dua nama ini menjadi satu paket, Mas Dhito dan Mas Deny untuk memimpin Kabupaten Kediri pada 2024-2029 mendatang.

Baca juga:
Warga Nahdliyin Mantap Dukung Deny-Mudawamah di Pilbup Kediri

“Ya kalau harapan kita Kabupaten Kediri supaya masyarakat nggak capek dan bisa menghemat biaya kalau bisa Dhito-Deny kan lebih enak,” usul Kharisma sembari menutup kesempatan wawancara itu.