Pixel Code jatimnow.com

DPC Partai Demokrat Tulungagung Modal 3 Kursi Incar Posisi Wakil Bupati

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Bramanta Pamungkas
Salah seorang pendaftar penjaringan di DPC Partai Demokrat Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Salah seorang pendaftar penjaringan di DPC Partai Demokrat Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tidak ada nama kader Partai Demokrat yang ikut mendaftar penjaringan Pilkada Tulungagung 2024. Dengan modal 3 kursi, DPC Partai Demokrat Tulungagung pun hanya mengincar posisi wakil bupati.

Ketua DPC Partai Demokrat Tulungagung Sofyan Heryanto pihaknya cukup sadar diri dalam Pilkada tahun ini. Jumlah 3 kursi ini tentunya tidak cukup untuk mengangkat calon sendiri. Terlebih dalam 3 pelaksanaan Pilkada sebelumnya calon yang diusung Partai Demokrat selalu kalah.

"Kita belajar dari Pilkada sebelumnya dan sadar diri, dengan jumlah kursi yang ada kita membidik posisi wakil bupati," kata Sofyan, Senin (1/7/2024).

Hingga saat ini 9 tokoh telah mengebalikan berkas pendaftaran ke DPC Partai Demokrat Tulungagung. Nama tersebut nantinya akan diserahkan ke DPD Partai Demokrat Jawa Timur untuk digodok dan dilakukan fit proper test.

Beberapa nama tokoh yang mendaftar ke partai berlambang mercy ini diantaranya dr Kasil Rohmad, Maryoto Birowo, Gatut Sunu Wibowo, Bahrudin dan Muji Rahayu.

Baca juga:
Bawaslu Tulungagung Janji Tidak Ada WNA Masuk Daftar Pemilih

Sofyan mengatakan pihaknya akan menyerahkan nama pendafar ke DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

"Untuk rekom nanti yang menentukan tetap DPP, nantinya akan ada survei juga kepada para pendaftar ini," ujarnya.

Komunikasi antar partai juga masih terus dilakukan. Mereka membangun komunikasi untuk keperluan koalisi di Pilkada. Beberapa partai sudah menjalin komuikasi dengan Demokrat. Meski begitu koalisi tersebut belum selesai.

Baca juga:
Bawaslu Tulungagung Buka Posko Aduan Coklit, Pantarlih Jangan Nakal!

"Nanti dalam waktu dekat akan kita deklarasikan kolaisi ini, hingga saat ini proses komunikasi antar partai masih berjalan," pungkasnya.