Kinan Cycling Team Targetkan Juara Umum Balap Sepeda di Banyuwangi

Editor: Erwin Yohanes / Reporter: Hafiluddin Ahmad

Para pembalap di etape pertama International Tour de Banyuwangi Ijen 2018

jatimnow.com - Setelah finish di urutan ke empat pada etape pertama, Kinan Cycling Team Jepang menargetkan sebagai juara umum International Tour de Banyuwangi Ijen 2018.

Rider asal Negeri Tirai Bambu itu sejak awal pertandingan menerjunkan 5 pembalap diantaranya, Thomas Lebas, Garcia Fernandez Marcos, Guardiola Salvador, Yamamoto Genki, dan Arashiro Yudai.

Thomas Lebas mengaku bersama rekan setimnya akan akan menunjukkan performa terbaiknya. Pembalap asal Prancis itu dikenal sebagai spesialis juara umum dalam gelaran balap sepeda l seperti Tour de Flores 2017 yang pernah diikutinya.

"Kondisi saya sedang bagus. Saya cukup fit. Tapi soal target saya lihat hasil hari ini dulu," Thomas, Kamis (27/9/2018).

Menurutnya, gelaran ITdBI ini menyuguhkan rute dengan kontur flat (datar) hingga tanjakan (climber) yang menantang.

Terlebih, kata Stephan Van Der Zwan dari Pro Cycling Stats yang turut hadir selama gelaran ITdBI. Karena di etape kedua ini memiliki rute terpanjang yakni sejauh 179,3 kilometer dengan jalur flat.

"Di etape dua ini akan menyisihkan para pembalap yang memiliki kemampuan tanjakan dengan pebalap lainnya. Disini mereka akan menciptakan gap sekaligus banyak melakukan attack di jalur ini," ungkap Stephan.

Seperti diketahui posisi start di Stasiun Kalibaru Kecamatan Kalibaru atau kota perbatasan dengan Kabupaten Jember.

Menurutnya, di etape kedua ini para pembalap akan beradu sprint dengan pembalap lainnya. "Kemungkinan para pembalap akan terbagi menjadi beberapa peleton. Akan lebih seru," prediksinya.

Hari pertama balap sepeda kemarin menjadi sebuah tolok ukur menghadapi rute flat di etape kedua hari ini. "Sebab, tim kami semuanya adalah climber,” kata Genki Yamamoto yang juga juara nasional balap sepeda di Jepang.

Andalan Team Kinan Cycling itu menambahkan, balap sepeda ITdBI memiliki makna spesial bagi timnya. Sebab, balapan kategori 2.2 yang memasuki episode ketujuh itu dikenal sebagai balapan dengan tanjakan mematikan di etape terakhir yang finish di Paltuding Ijen.

"Kami tidak terlalu mengejar Siak karena rutenya datar. Di sini tanjakan. Makanya paling tidak saya ingin dapat UCI poin dari balapan ini," akunya.

Tahun ini, ITdBI 2018 diikuti sebanyak 19 tim peserta dari 22 negara. Selain lima tim kuat Asia di atas, ada 14 tim lainnya yang akan berlomba menjadi yang terbaik.

Chairman ITDBI 2018 Guntur Priambodo menambahkan, ITdBI tahun ini memiliki total lintasan sepanjang 599 kilometer yang terbagi dalam empat etape.

"Rute (kedua) ini akan ditempuh dengan melalui rute datar," kata Guntur.

Setelah finish di Rowo Bayu Kecamatan Songgon kamarin, kata Guntur, pembalap akan disuguhi jalur yang akan melewati sekitar 12 kecamatan dari 25 kecamatan. Dengan jarak tempuh 179,3 kilometer yang akan finish di Kantor Bupati Banyuwangi.

Etape ketiga pebalap akan menempuh jarak 139,4 kk. Dimulai dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron Kecamatan Genteng menuju titik finish di depan Kantor Pemkab Banyuwangi.

Di etape keempat, pebalap akan melakoni rute terberat meskipun dengan jarak sejauh 127,2 km. Karena posisi start berada di dari ujung selatan Banyuwangi yakni Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran dan finish di Paltuding Ijen, Kecamatan Licin.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter