Pixel Code jatimnow.com

Pelaku juga Jalani Rekonstruksi Mutilasi Koper Merah di Tulungagung

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Bramanta Pamungkas
Tersangka mutilasi saat menjalani rekontruksi di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tersangka mutilasi saat menjalani rekontruksi di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaku mutilasi Rohmad Tri Hartanto (32) juga menjalani rekontruksi di Kabupaten Tulungagung. Rekontruksi ini dilakukan di dua titik, yakni rumah kosong milik nenek tersangka di Desa Gombang, Kecamatan Pakel dan di sebuah minimarket di wilayah Kecamatan Bandung.

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan, rumah kosong tersebut digunakan oleh tersangka untuk menyimpan jenazah korban sebelum dibuang ke Ngawi.

Sedangkan di minimarket menjadi tempat tersangka untuk membeli plastik.

"Rumah nenek tersangka diketahui menjadi tempat menyimpan dan mengambil koper merah yang digunakan untuk menyimpan jasad korban termutilasi, sedangkan rekontruksi di minimarket, tempat tersangka membeli plastik untuk membungkus jasad korban," ujarnya, Kamis (27/22025) malam.

Adapun total keseluruhan adegan yang diperagakan tersangka sebanyak 161 adegan. Dari jumlah tersebut, 30 adegan diperagakan di Tulungagung.

Baca juga:
Rekonstruksi Mutilasi Koper Merah di Kediri, Pelaku Senyum-senyum Peragakan 120 Adegan

Karena keterbatasan waktu, polisi juga melakukan rekontruksi pembuangan potongan tubuh korban di Tulungagung juga. Rencananya, rekontruksi ini akan dilakukan di Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek.

"Dijadikan satu lokasi rekontruksi di Tulungagung, karena keterbatasan waktu dan tidak apa-apa, tim jaksa hanya ingin melihat waktu dan cara tersangka membuang tubuh korban yang sudah dimutilasi," tuturnya.

Baca juga:
Mayat Termutilasi dalam Koper Merah di Ngawi, Ternyata Warga Blitar

Proses rekontuski berjalan mulus tidak ada bantahan dan fakta baru di lapangan. Rekontruksi berjalan sesuai berita acara pemeriksaan (BAP), untuk waktu rekonstruksi sendiri menghabiskan waktu selama satu jam.

"Rekontruksi dilakukan selama satu jam mulai Magrib hingga Isya," pungkasnya.