Pixel Code jatimnow.com

Berikut Hasil Pantauan Hilal di Surabaya

Editor : Redaksi   Reporter : Ni'am Kurniawan
Pantauan hilal (ilustrasi/jatimnow.com)
Pantauan hilal (ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemantauan hilal di salah satu objek di Surabaya gagal di lihat. Hujan dan mendung disebut menjadi kendala penentuan awal puasa Tahun 2025.

Di Surabaya sendiri, rukyatul hilal dilakukan di UIN Sunan Ampel Surabaya, Jumat (28/2/2025).

Penanggung Jawab Observatorium Astronomi Sunan Ampel (OASA) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya, Novi Sopwan mengatakan, tinggi hilal di Surabaya mencapai 3,7 derajat dengan elevasi 5,7 derajat, peluang untuk melihatnya sangat kecil.

"Secara pengalaman dan teori, hilal memang sulit terlihat di Surabaya. Kemungkinan besar, hilal baru bisa diamati di wilayah lain seperti Aceh,” ucap Novi, sapaan akrabnya.

Baca juga:
Jatim Laksanakan Rukyatul Hilal 1 Syawal 1447 H di 28 Titik

Dari hasil pantauan beberapa jam, hingga pukul 17.00 WIB pihaknya bersama tim tak melihat hilal. Baik dari pandangan langsung ataupun teleskop.

Ia meyakini, berdasarkan pengalaman, Surabaya seringkali tak melihat hilal. Patokan rukyatul hilal lebih sering menggunakan Aceh.

Baca juga:
Lebaran 2026 Belum Pasti, Ini Sikap Umat yang Dianjurkan

"Jika dilihat dari visibilitas hilal, sangat sulit untuk diamati, terlebih karena cuaca beberapa jam lalu hujan dan saat ini masih mendung," kata Novi.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini, Berikut Rinciannnya
Peristiwa

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini, Berikut Rinciannnya

ebagian besar wilayah di Provinsi Jawa Timur diprakirakan akan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi, mulai dari cerah berawan, berawan, hingga potensi fenomena udara kabur atau kabut di sejumlah kabupaten dan kota.