jatimnow.com - Usai dilakukan serah terima jabatan bupati dan wakil bupati, agenda pertama Muhammad Fawait dan Djoko Susanto adalah menyelesaikan permasalahan kebutuhan dasar warga Jember.
Gus Fawait mengaku, agenda 100 hari kerja setiap pimpinan atau kepala daerah, itu sebetulnya tidak ada aturan dan hanya tradisi saja.
"Saya fokus penataan birokrasi, Pak Djoko fokus ke pasar, pertanian dan sebagainya. Saya pastikan semua berjalan dengan baik," ungkap Gus Fawait, Kamis (6/2/2025).
"100 hari saya dengan Pak Djoko, akan betul-betul memastikan kebutuhan dasar warga, terlayani dengan baik, di bidang pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya," lanjutnya.
Jika memastikan kebutuhan dasar tersebut dilayani dengan baik, Gus Fawait dan Djoko Susanto akan membahas PAPBD 2025, APBD 2026 serta agenda-agenda lain.
Baca juga:
Wings Air Terbang Perdana Jember-Bali: Harapan Baru untuk Pariwisata dan Ekonomi
"Termasuk nanti akan mensukseskan program MBG (Makan Bergizi Gratis), karena ini menjadi pengungkit ekonomi, apalagi Jember banyak penduduknya, serta dapurnya juga banyak," sebutnya.
Gus Fawait kembali menegaskan bahwa MBG akan menjadi pengungkit ekonomi di Jember.
Baca juga:
14.000 ASN Olahraga Sore di JSG, Bupati Gus Fawait: Jadikan Pusat Pertumbuhan Ekonomi
"Kami komitmen, semua program pemerintah pusat, provinsi, kami akan bersinergi dan menyukseskan," pungkasnya.