Perwira Polisi Nyabu, Kapolres Nganjuk Siapkan Sanksi Pemecatan

Editor: Erwin Yohanes / Reporter: Mita Kusuma

Kapolres Nganjuk, AKPB Dewa Nyoman Nata Wiranata

jatimnow.com - Nasib Panit Lantas Polsek Kertosono,  Ipda S tinggal diujung tanduk. Ini setelah IPDA S diringkus Sat Narkoba Polres Blitar Kota pada pertengahan September lalu.
 
Kapolres Nganjuk, AKPB Dewa Nyoman Nata Wiranata mengatakan, tidak akan tebang pilih. Ia menjelaskan, jika dalam Sidang Komisi Etik Profesi yang bersangkutan terbukti bersalah tentu akan dihukum.
 
"Ya nanti tentu oknum tersebut (IPDA S) akan kena hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)," ujar Nyoman kepada jatimnow.com, Selasa (9/10/2018).
 
Ia mengaku, itu merupakan bentuk komitmen dirinya. Jika memang benar tertangkap nyabu, Ipda S mau tidak mau harus di PTDH alias dipecat.
 
Dewa tidak mau kompromi apabila ada oknum yang terlibat narkoba. Setiap anggota yang terlibat narkoba dipastikan akan diberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku.
 
Sebelumnya, seorang perwira pertama polisi ditangkap kedapatan membawa narkoba jenis sabu berinisial S (50). Perwira berpangkat Ipda tersebut berdinas sebagai Panit Lantas Polsek Kertosono.


Ia ditangkap bersama Retno Galuh Prabosari (48), warga Kabupaten Nganjuk. Keduanya ditangkap saat akan menggadaikan BPKB mobilnya di Blitar usai pesta sabu bersama temannya.

"Setelah berpesta sabu, R mengajak saudara S ke Blitar untuk menggadaikan BPKB Mobil, namun ketika berada di Blitar, keduanya ditangkap petugas Polres Blitar Kota," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, Selasa (09/10/2018).


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter