Pixel Code jatimnow.com

KPK Periksa Ketua KONI Lamongan Terkait Korupsi Gedung Pemkab

Heri Pranoto saat menunggu pemeriksaan KPK di Lantai 7 Pemkab Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Heri Pranoto saat menunggu pemeriksaan KPK di Lantai 7 Pemkab Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyelidikan terkait Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Tahun Anggaran 2017-2019. Kali ini giliran Ketua KONI Lamongan.

Dari sumber jatimnow.com dilapangan, hari ini lembaga anti rasuah tersebut memeriksa sejumlah pejabat, diantara Heri Pranoto Ketua KONI Lamongan yang dulu menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) tahun 2017.

Saat ditemui di depan lobi Pemkab Lamongan, Heri Pranoto mengaku bahwa dirinya dipanggil untuk dimintai klarifikasi diduga terkait korupsi pembangunan gedung.

"Saya diberi surat panggilan kemarin, untuk pejabat diperiksa yang lain nggak tau, katanya terkait Gedung ini (Pemkab Lamongan)" kata Heri, Selasa (8/7/2025).

Heri tampak menunggu sesi pemeriksaan di Lantai 7 bersama Sukiman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Gedung Pemkab Lamongan.

Baca juga:
Polemik Kuota Haji, KPK Diminta Pertimbangkan Aspek Diplomasi dengan Arab Saudi

"Nggak ada berkas-berkas yang diminta cuma hadir mungkin untuk diklarifikasi," kata Heri.

Sebelumnya, KPK diketahui meminjam Gedung Pemkab Lamongan Lantai 7 untuk pemeriksaan langsung kepada saksi terkait dugaan korupsi pembangunan Pemkab Lamongan.

Baca juga:
KPK Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji: Alokasi Tak Adil, Ibadah Tergadaikan?

KPK mengumumkan, 5 pejabat yang diperiksa adalah Sigit Hari Mardani Kasubbag Pembinaan dan Advokasi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lamongan, Fitriasih Kepala Sub Bagian Administrasi Pengelolaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lamongan, Joko Andriyanto Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Glagah.

Kemudian Arkan Dwi Lestari, Kepala Seksi Bina Konstruksi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya serta Rahman Yulianto Staf Sub Bagian Pembinaan Advokasi ULP Kabupaten Lamongan. 

Surabaya Mencekam, Polisi dan TNI Turun Tangan
Peristiwa

Surabaya Mencekam, Polisi dan TNI Turun Tangan

Pantauan reporter Jatimnow.com di lokasi, petugas kepolisian yang mengenakan atribut lengkap seperti helm, pentungan, dan tameng, terlihat dibantu oleh jajaran TNI