jatimnow.com - Petra Christian University (PCU) bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) menggelar kompetisi "Mangrove to Table" sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekowisata berkelanjutan (sustainable eco-tourism) di Surabaya. Acara ini berlangsung di Balai Kelurahan Wonorejo Mangrove, Surabaya, Sabtu (30/8/2025).
Kompetisi ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mendorong "Transformasi menuju Sustainable Eco-Tourism (SET) Melalui Inovasi Ekonomi Mandiri dan Smart Community". Fokus utama dari program ini adalah pemberdayaan masyarakat di kawasan mangrove melalui pengembangan UMKM yang inovatif dan berkelanjutan.
Koordinator pelaksana program, Pwee Leng, menjelaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar lomba, melainkan sebuah perjalanan inovasi ekonomi mandiri.
"Kami ingin menciptakan ekosistem UMKM yang mandiri, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator kebangkitan ekonomi lokal yang berbasis potensi masyarakat," ujarnya.
Sebanyak 10 tim yang terdiri dari tiga orang peserta, yang sebelumnya telah mengikuti Pelatihan Inovasi Produk, turut serta dalam kompetisi ini. Mereka menampilkan berbagai inovasi produk yang mengandung minimal 30% hasil olahan mangrove, mulai dari makanan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya.
"Produk yang dibuat harus unik dan memiliki nilai tambah. Kami ingin melihat bagaimana peserta mampu mengolah potensi mangrove menjadi produk yang menarik dan memiliki daya jual," tambah Pwee Leng, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan 1 di School of Business & Management (SBM) PCU.
Baca juga:
Mahasiswa Ciptakan Struktur Bambu Kinetik di Surabaya
Para peserta mempresentasikan produk mereka di hadapan enam juri yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi bisnis, dan chef profesional. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek, antara lain inovasi, kualitas produk, daya saing, branding, keberlanjutan, dan dampak sosial.
"Kami mencari produk yang tidak hanya inovatif, tetapi juga ramah lingkungan dan memiliki branding yang kuat. Selain itu, kami juga mempertimbangkan dampak sosial yang dihasilkan oleh produk tersebut," jelas Pwee Leng.
Terdapat tiga kategori pemenang dalam kompetisi ini, yaitu produk paling inovatif, produk paling ramah lingkungan, dan produk dengan branding terbaik.
Baca juga:
AI dan Keberlanjutan, Desain Interior di Era Baru
Kompetisi "Mangrove to Table" ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ekowisata Surabaya.
Dengan mendorong inovasi produk lokal berbasis mangrove, PCU dan WVI berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan mangrove sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat pengembangan Sustainable Eco-Tourism (SET).
URL : https://jatimnow.com/baca-78668-mangrove-to-table-pcu-dorong-umkm-ekowisata-surabaya