Pixel Code jatimnow.com

4 Artefak Museum Kediri Dilaporkan Hilang, Diduga Dijarah Massa yang Beringas

Editor : Yanuar D   Reporter : Bramanta Pamungkas
Kondisi di depan Pemkab Kediri. (Foto: Dedy/jatimnow.com)
Kondisi di depan Pemkab Kediri. (Foto: Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembakaran dan penjarahan kantor bupati di jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Sabtu (30/8/2025) malam diikuti hilangnya sejumlah artefak museum.

Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur Imam Mubarok melaporkan, empat barang Museum Bhagawanta Baru hilang diduga dijarah massa. Museum ini terletak di belakang gedung utama Pemkab Kediri, yang berada satu komplek dengan DPRD Kabupaten Kediri.

"Museum dihancurkan dan dijarah," kata Gus Barok.

Baca juga:
Usai Gedung Grahadi, Demonstran Bakar Polsek Tegalsari Surabaya

“Artefak yang hilang di museum kabupaten, Plakat HVA Sidomulyo 2 buah, Bata ber-Inskripsi, Arca Sumbercangkring,” tambahnya.

Selain benda-benda bersejarah, massa juga menjarah barang-barang elektronik di kantor Pemkab Kediri. Mereka terlihat membawa kulkas, TV, laptop hingga AC.

Baca juga:
Demo Meluas ke Pare, Massa Bakar Motor di Kantor Satlantas Polres Kediri

Saat ini suasana Kediri mulai kondusif. Hanya saja dilaporkan situasi memanas di Kecamatan Pare. Sejumlah kendaraan dibakar massa.

Surabaya Mencekam, Polisi dan TNI Turun Tangan
Peristiwa

Surabaya Mencekam, Polisi dan TNI Turun Tangan

Pantauan reporter Jatimnow.com di lokasi, petugas kepolisian yang mengenakan atribut lengkap seperti helm, pentungan, dan tameng, terlihat dibantu oleh jajaran TNI