Pixel Code jatimnow.com

Waspada Fluktuasi Suhu Ekstrem, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 3 Hari Gunung Semeru

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat pada Rabu (19/11/2025). (Foto/Dokumentasi BPBD)
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat pada Rabu (19/11/2025). (Foto/Dokumentasi BPBD)

jatimnow.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo merilis informasi penting mengenai prakiraan cuaca kawasan Gunung Semeru untuk periode 24 hingga 26 November 2025

Prediksi ini mencakup kawasan kawah dan lereng di Kabupaten Lumajang (Pronojiwo, Pasrujambe, Candipuro) serta Kabupaten Malang (Ampel Gading, Poncokusumo)

Saat ini, wilayah Jawa Timur masih berada dalam musim kemarau. Namun, prakiraan cuaca menunjukkan adanya fluktuasi suhu dan kelembapan yang signifikan, terutama di kawasan puncak.

Menurut data prakiraan BMKG, kawasan Kawah Gunung Semeru, khususnya di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, menunjukkan potensi suhu yang sangat dingin di waktu subuh dan pagi hari.

Pada tanggal 26 November 2025, suhu terendah di kawasan kawah diprediksi mencapai 15°C dengan rentang kelembapan antara 60 hingga 100 persen. Sementara pada hari sebelumnya, 25 November 2025, suhu terendah di lokasi yang sama adalah 16°C.

"Prakiraan cuaca pada 26 November 2025 menunjukkan bahwa suhu minimum di kawasan kawah Gunung Semeru (Kec. Pronojiwo) berpotensi mencapai 15-23°C dengan rentang kelembapan 60-100 persen," demikian tertera dalam dokumen yang diterbitkan Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo.

Baca juga:
Menakar Nyali, Menepis Hoaks: Seni Bertahan Hidup di Negeri Cincin Api

Selain suhu dingin di puncak, kawasan lereng Gunung Semeru juga diprediksi akan mengalami kecepatan angin yang bervariasi. Pergerakan angin cenderung didominasi dari arah Barat, Barat Laut, Tenggara, dan Selatan.

Pada 25 November 2025, Kecamatan Candipuro (Kab. Lumajang) diprediksi mengalami kecepatan angin tertinggi dari arah Tenggara hingga 13 km/jam. Sementara di Kecamatan Ampel Gading dan Poncokusumo (Kab. Malang), kecepatan angin dari arah Barat juga berpotensi mencapai 12 km/jam.

Forecaster On Duty BMKG, Oky Sukma Hakim, menegaskan bahwa dokumen ini bersifat otomatis dan dapat berubah.

Baca juga:
Para Penjaga Cincin Api: 9 Jantung Bumi yang Tak Pernah Tidur

"Jika ada perubahan cuaca mendadak akan diupdate lebih lanjut," terangnya.

Warga dan pendaki yang beraktivitas di sekitar lereng dan kawasan Semeru diimbau untuk selalu mewaspadai perubahan kondisi cuaca, terutama fluktuasi suhu dan potensi angin kencang yang dapat memicu udara kabur atau kabut tebal. BMKG juga menyediakan layanan call center 24 jam untuk pertanyaan lebih lanjut.