jatimnow.com – Erupsi Gunung Semeru kembali terjadi dan terekam kamera CCTV milik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) pada 24 November 2025 pukul 19:50 WIB. Rekaman dramatis ini memperlihatkan cahaya letusan yang terang di puncak kawah dan semburan asap yang membumbung ke langit.
Video yang diambil dari Pos Pantau Bukit Pedat ini menampilkan momen erupsi dengan jelas, memperlihatkan kilatan cahaya vulkanik dan kepulan asap yang bergerak perlahan di langit senja.
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru terus menunjukkan peningkatan sejak erupsi pada 19 November 2025. Awan panas guguran bahkan mencapai 13,8 km ke arah Besuk Kobokan.
Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan (Nomor 151/GL.03/BGL/2025) bahwa status Gunung Semeru tetap pada Level IV (Awas).
"Status Awas ini masih berlaku hingga saat ini. Kami mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan mematuhi semua rekomendasi yang telah dikeluarkan," ujar Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, melalui siaran tertulis, Senin (24/11).
Baca juga:
Menakar Nyali, Menepis Hoaks: Seni Bertahan Hidup di Negeri Cincin Api
Dari hasil pemantauan visual pada 23-24 November 2025, terlihat asap kawah berwarna putih dengan ketinggian 500-1000 meter.
Selain itu, tercatat 14 kali letusan dengan asap putih kelabu setinggi 300-700 meter ke arah tenggara.
Data kegempaan juga menunjukkan peningkatan aktivitas, dengan 224 gempa letusan, 18 gempa guguran, dan 22 gempa hembusan. Yang lebih mengkhawatirkan, getaran lahar terekam dua kali, menandakan potensi aliran lahar di Besuk Kobokan.
Lana Saria kembali menegaskan rekomendasi zona bahaya. Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 km dari puncak.
Baca juga:
Para Penjaga Cincin Api: 9 Jantung Bumi yang Tak Pernah Tidur
"Radius 8 km dari kawah/puncak juga sangat berbahaya karena rawan lontaran batu pijar. Selain itu, masyarakat harus menghindari aktivitas di tepi sungai (sempadan sungai) sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 500 meter," tegasnya.
Badan Geologi terus mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi dari website dan media sosial Badan Geologi, serta aplikasi Magma Indonesia untuk mendapatkan update terkini tentang aktivitas Gunung Semeru.
URL : https://jatimnow.com/baca-80741-penampakan-detikdetik-erupsi-semeru-terekam-cctv