jatimnow.com-Motif uang dan sepeda motor diduga kuat menjadi penyebab carok dua pemuda di Kabupaten Malang. Satu orang bernama Eko Suprianto (22) warga Dusun Baran, Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dinyatakan tewas usai menjalani perawatan di puskesmas.
Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin mengatakan, korban dengan terduga pelaku memang saling mengenal dan berada di satu lokasi yang sama. Korban saat itu bertemu dengan H (24) terduga pelaku yang melakukan penusukan di rumah Haikal, temannya di Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
"Si korban ngajak Juli temannya itu ke rumahnya Haikal. Rumah Haikal itu jadi TKP. Di situ sudah ada si pelaku sama teman-temannya, cowok dua, cewek tiga," ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Diduga antara korban dan pelaku memang sudah ada permasalahan terkait uang dan sepeda motor. Korban diketahui merupakan joki balap yang biasanya diadakan di Sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
"Pelaku sudah jelas, namun karena lari masih dalam pengejaran itu saja. Kalau motif sementara masih penyelidikan, belum jelas. Namun masih ada kayaknya masalah uang. Di situ ada motor, motornya si korban itu ada di rumah Haikal itu," jelasnya.
Dugaan adanya permasalahan pribadi antara kedua kawan itu dikuatkan dengan beberapa saksi. Bahkan sebelum bertemu di rumah Haikal yang jadi tempat kejadian perkara (TKP), korban dan terduga pelaku berinisial H sempat membawa senjata tajam (sajam), serta dalm keadaan minum minuman keras (miras).
"Semua bawa sajam. Baik korban maupun pelaku. Ini kami saat ini masih menyelidiki (terkait sajam dibawa dari mana)," terangnya.
Baca juga:
Pelaku Penganiayaan DJ Cantik di Malang Ditetapkan Tersangka
Ketika dalam pengaruh minuman keras korban dan pelaku terlibat cek-cok adu mulut hingga pertengkaran fisik. Dari situlah korban sempat mengeluarkan sajam yang dibawanya dan mencoba menusukkan ke tubuh pelaku.
"Terjadi cek-cok, langsung mengeluarkan senjata si korban. Korban menusuk, tidak kena, akhirnya direbut, direbut sama pelaku, terus ditusuk ke bagian rusuk kanan, cukup dalam lukanya," paparnya.
Pihaknya sendiri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial H dan satu temannya yang menjadi saksi kunci. Teman H belum diketahui perannya, tapi diketahui pria yang kerap dipanggil Gejroh itu sempat mengajak H ke rumah Haikal.
Baca juga:
Remaja di Malang Jadi Korban Bullying 3 Wanita, Dikeroyok Dekat Makam
"Sementara dari keterangan-keterangan saksi hanya diam. Tapi ya kabur juga karena temannya yang ke situ bersama mereka. Kayaknya saling kenal," tukasnya.
Sebelumnya Eko Suprianto dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Ketawang Gondanglegi, saat menjalani perawatan, pada Kamis siang (11/12) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban diketahui menjadi korban penusukan sajam oleh temannya sendiri berinisial H.
Kepolisian yang melakukan penyelidikan dan olah TKP di lokasi mengamankan beberapa barang bukti berupa sajam yang dibawa keduanya, sepeda motor milik korban, standar sepeda motor, hingga beberapa uang yang diduga menjadi pemicu keributan.