Pixel Code jatimnow.com

Diduga Lakukan Pungli, Video Oknum Perangkat Desa di Jember Viral

Editor : Bramanta   Reporter : Sugianto
Foto: Screenshoot videp oknum perangkat Desa Pancakarya Jember saat mendatangi rumah Yani (tangkapan layar/jatimnow.com)
Foto: Screenshoot videp oknum perangkat Desa Pancakarya Jember saat mendatangi rumah Yani (tangkapan layar/jatimnow.com)

jatimnow.com–Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum perangkat Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang warga perempuan tampak meluapkan kemarahannya karena diminta sejumlah uang saat mengurus administrasi kependudukan.

Warga tersebut diketahui bernama Yani, sementara oknum perangkat desa yang diduga melakukan pungli bernama Mukhlis. Video itu menyebar luas melalui sejumlah grup WhatsApp dan media sosial lainnya.

Dalam rekaman video, Yani menuding oknum perangkat desa meminta uang sebesar Rp150 ribu untuk pengurusan pembuatan atau revisi dua Kartu Keluarga (KK) miliknya. Ia mengaku tidak hanya dirinya yang mengalami hal serupa, melainkan juga warga lain.

“Bukan hanya aku sampean yang digitukan. Banyak pengeluhannya orang,” kata Yani dalam video yang beredar.

Yani mengaku kesal karena permintaan uang tersebut dilakukan saat anaknya mengurus administrasi kependudukan. Ia bahkan mengancam akan melaporkan dugaan pungli tersebut dan meminta agar kejadian itu diviralkan agar diketahui masyarakat luas.

“Viralkan, viralkan orang Dusun Gumuk Segawe, wilayahnya Bu Kampung Maryami, biar tahu sampean kalau jahat sama orang,” ucapnya dengan nada emosi.

Baca juga:
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Jember Terbanyak Nasional, Ini Kata BKN

Saat ditemui sejumlah wartawan di kediamannya, Yani menyatakan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dan tidak ingin memperpanjang masalah.

“Itu sudah selesai, dan saya tidak mempermasalahkan,” ujar Yani, Senin (15/12/2025).

Sementara itu, Pj Kepala Desa Pancakarya, Ahmad Fauzi, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli yang dilakukan oleh salah satu perangkat desanya. Saat dihubungi melalui telepon seluler, Fauzi hanya menjawab singkat.

Baca juga:
DPRD Jatim Segera Tangani Sungai Penyebab Banjir yang Rendam Rumah Warga di Jember

“Neng jalan mas,” tulisnya melalui pesan singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Pemerintah Desa Pancakarya terkait kebenaran dugaan pungli tersebut maupun langkah yang akan diambil.