jatimnow.com – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri sejak Kamis (18/12/2025) sore hingga malam mengakibatkan Sungai Bagindo Sambirejo dan Kali Susuan meluap. Akibatnya, banjir dengan ketinggian 50 hingga 70 sentimeter merendam sejumlah kawasan permukiman.
Hingga Jumat (19/12/2025) siang, ratusan rumah di wilayah Kecamatan Ngasem masih tergenang air. Salah satu warga terdampak, Kasmiati (53), warga Perumahan Kwadungan Permai Blok B, mengungkapkan bahwa banjir datang secara tiba-tiba saat ia pulang dari rumah saudaranya.
Saat itu hujan masih turun deras, namun air sempat surut. Kasmiati baru menyadari rumahnya terendam setelah mendengar suara barang-barang di dalam rumah bergeser.
“Beras di timbo tumpah semua, botol-botol juga mengambang. Saya lihat air sudah masuk rumah, akhirnya kasur saya keluarkan ke teras dan tidur di situ,” ujarnya.
Ia mengatakan, ketinggian air di dalam rumah mencapai di atas mata kaki hingga betis orang dewasa. Meski demikian, Kasmiati memilih tidak mengungsi dan bertahan di teras rumah sebelum akhirnya pergi ke rumah anaknya keesokan pagi.
“Kalau di sini memang sering banjir, terutama di Blok B. Saya baru tinggal sekitar lima bulan, tapi baru kali ini air sampai masuk rumah. Biasanya tidak separah ini,” katanya.
Baca juga:
Terdampak Banjir, Siswa di Lamongan Inisiatif Bersihkan Sungai Dari Eceng Godok
Kasmiati juga menyoroti sistem drainase di kawasan perumahan yang dinilai belum mampu mengatasi banjir meski telah dilakukan perbaikan. “Gorong-gorong sudah diperbaiki, paving juga ditinggikan, tapi tetap saja banjir,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Kediri, Arif Ridwan, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh kiriman air dari luapan Sungai Bagindo Sambirejo dan Kali Susuan. Dampak banjir tercatat di sejumlah titik, antara lain Dusun Tepus dan Dusun Dlopo, dengan total 44 rumah terdampak dari area persawahan di belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri.
“Untuk wilayah Perumahan Kwadungan Permai, banjir merendam Blok B, C, D, dan F. Total sekitar 400 rumah terdampak dengan ketinggian air hingga betis,” jelas Arif.
Baca juga:
Lilin Duka BEM FISIP UMJ, Banjir Sumatra Harusnya Bencana Nasional
Selain itu, banjir juga melanda kawasan Yura Land, tepatnya di Blok D, dengan sekitar 60 rumah terendam.
Hingga Jumat siang, meski air mulai berangsur surut, sejumlah rumah dan ruas jalan di kawasan terdampak masih tergenang. BPBD Kabupaten Kediri mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi dan beberapa sungai belum sepenuhnya surut. Petugas terus melakukan pemantauan di wilayah rawan banjir.
URL : https://jatimnow.com/baca-81257-luapan-sungai-rendam-ratusan-rumah-di-ngasem-kediri