Pixel Code jatimnow.com

Nataru 2025: Commuter Line Surabaya Padat, Gubeng Jadi Titik Paling Sibuk

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Stasiun Surabaya Gubeng masih memegang predikat sebagai titik tersibuk dengan jumlah penumpang naik-turun mencapai 13.089 orang per siang ini.  (Foto: Humas KAI/jatimnow.com)
Stasiun Surabaya Gubeng masih memegang predikat sebagai titik tersibuk dengan jumlah penumpang naik-turun mencapai 13.089 orang per siang ini. (Foto: Humas KAI/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelombang pergerakan masyarakat pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai mencapai puncaknya di Jawa Timur.

Memasuki hari keenam masa angkutan Nataru, KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya mencatat sebanyak 633.754 orang telah memadati layanan kereta api lokal hingga Rabu (24/12/2025).

Stasiun Surabaya Gubeng masih memegang predikat sebagai titik tersibuk dengan jumlah penumpang naik-turun mencapai 13.089 orang per siang ini.

Menyusul di belakangnya, Stasiun Wonokromo melayani 8.982 orang, sementara Stasiun Malang mencatat 7.468 penumpang yang didominasi oleh wisatawan dan pemudik.

Kepadatan juga terlihat merata di Stasiun Sidoarjo dengan 6.403 orang serta Stasiun Surabaya Pasarturi yang menampung 5.026 pengguna. Tingginya angka ini menunjukkan ketergantungan masyarakat pada moda kereta api untuk mobilitas antar-kota selama liburan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, membeberkan bahwa wajah penumpang kali ini didominasi oleh segmen musiman.

Mereka adalah keluarga, wisatawan, hingga pemudik yang jarang menggunakan kereta api dalam aktivitas harian. Kondisi ini membuat aspek keterbukaan informasi di lapangan menjadi prioritas utama.

Baca juga:
Trafik Data Indosat Tumbuh 20 Persen Saat Nataru

"Kami fokus meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan informasi bagi pengguna baru ini agar perjalanan mereka tetap aman juga nyaman," jelas Karina saat memaparkan kondisi terkini di Surabaya.

Petugas di lapangan juga tengah bersiaga menghadapi tantangan cuaca. Mengingat curah hujan tinggi yang kerap mengguyur Jawa Timur di akhir tahun, KAI Commuter telah menyiapkan perlengkapan darurat mulai dari penyediaan payung hingga pemasangan penutup di area peron agar penumpang tidak kehujanan saat menunggu kereta.

Guna mengantisipasi penumpukan massa di stasiun utama, posko layanan khusus kini mulai beroperasi di beberapa titik strategis. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus tempat pengaduan cepat jika penumpang mengalami kendala atau membutuhkan panduan perjalanan.

Baca juga:
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Jaga Keandalan Jaringan Selama Tahun Baru

Manajemen KAI Commuter mendorong masyarakat untuk beralih sepenuhnya ke transaksi digital guna menghindari jebakan antrean di loket fisik. Penggunaan aplikasi Access by KAI menjadi kunci utama agar proses keberangkatan berjalan lebih efisien.

Para penumpang diingatkan untuk selalu waspada terhadap barang bawaan serta mematuhi aturan keselamatan di area stasiun maupun di dalam gerbong.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi jadwal terkini, layanan call center 121 tetap bersiaga selama 24 jam penuh sepanjang masa libur Nataru.