jatimnow.com - Kabar mengenai pemulihan nama baik Sang Proklamator, Bung Karno, menjadi sorotan utama dalam rangkaian sosialisasi kebangsaan di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Fakta hukum ini ditegaskan kembali untuk meluruskan sejarah yang selama puluhan tahun menjadi polemik di tengah masyarakat.
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, mengungkapkan bahwa TAP MPR Nomor 33 Tahun 1967 resmi dicabut. Hal ini sekaligus menggugurkan tuduhan tak berdasar bahwa Presiden Soekarno melakukan pengkhianatan terhadap negara atau mendukung gerakan terlarang.
“Tuduhan itu tidak terbukti. Kami memikul tanggung jawab sebagai anggota MPR RI untuk terus meluruskan sejarah ini kepada masyarakat luas,” ujar Indah Kurnia di sela kegiatannya.
Langkah Indah Kurnia ini dilakukan secara maraton melalui Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang menyisir berbagai titik padat penduduk. Perjalanan dimulai dari Rumah Aspirasi di Waru, Sidoarjo, lalu bergeser ke Surabaya menyapa warga di Wiyung hingga Gubeng.
Politisi yang telah empat periode duduk di Senayan ini tidak sekadar bicara sejarah. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang simpang siur atau hoaks.
Menurutnya, nilai-nilai luhur seperti gotong royong dan toleransi adalah benteng terakhir pertahanan bangsa.
"Tetap guyub dan rukun. Jangan biarkan perbedaan informasi memecah belah kita," pesan Indah kepada para kader dan masyarakat yang hadir.
Baca juga:
Ali Kuncoro Proyeksikan Nama Jalan Baru di Kota Mojokerto, Ini Lokasinya
Tantangan zaman yang serba digital membuat nilai-nilai Pancasila rentan terkikis. Hal senada diungkapkan oleh Muswahyudi, Ketua PAC PDI Perjuangan Karangpilang, yang menilai kehadiran program ini sangat krusial bagi generasi z dan milenial.
Program ini dirancang secara komprehensif mulai dari upaya edukasi sejarah untuk mengenalkan sosok pahlawan secara objektif kepada generasi muda.
Kemudian diperkuat dengan pemberian filter informasi agar warga lebih siap menghadapi arus informasi masif di media sosial, serta ditutup dengan ajakan menjaga keamanan lingkungan guna memastikan kewaspadaan bersama menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Baca juga:
Mas Dhito Kunjungi Ndalem Pojok Bersama Pramono Anung dan Keluarga
Terkait poin keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek Waru, Khisom, yang hadir dalam acara di Gedung Serbaguna Maerokotjo, turut mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan selama musim liburan panjang.
Melalui Sosialisasi 4 Pilar Indah Kurnia, diharapkan masyarakat Surabaya dan Sidoarjo tetap kompak menjaga kenyamanan hidup bermasyarakat.
Mengingat sejarah yang lurus dan kebersamaan yang kokoh adalah modal utama membangun daerah yang lebih maju.