Pixel Code jatimnow.com

Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Usai Kolabs di Stadion Gajayana Malang

Editor : Bramanta   Reporter : Avirista Midaada
Foto: Penanganan tim medis ke Kuncoro saat kolabs di Stadion Gajayana Malang. (facebook/jatimnow.com))
Foto: Penanganan tim medis ke Kuncoro saat kolabs di Stadion Gajayana Malang. (facebook/jatimnow.com))

jatimnow.com-Kuncoro, Asisten Pelatihe Arema FC meninggal dunia usai kolabs di Stadion Gajayana, Kota Malang. Kuncoro saat itu sedang bermain dalam laga eksebisi amal di Stadion Gajayana, bertajuk Trofeo menuju 100 Tahun Stadion Gajayana.

Dari informasi yang dihimpun, Kuncoro memang sedang ambil bagian dalam pertandingan amal dan bermain di babak pertama, Minggu (18/1/2026) sore. Ia bermain bersama beberapa legenda sepakbola Malang, mulai dari Siswantoro, Hermawan, hingga Doni Suherman.

Usai tampil di babak pertama, Kuncoro beristirahat dan duduk di bench pemain. Namun, tak berselang lama, situasi berubah panik. Sosok yang dikenal jenaka itu mendadak kolaps dan tidak sadarkan diri di bangku cadangan.

Melihat kondisi kritis tersebut, perangkat pertandingan memutuskan untuk segera menghentikan pertandingan. Tim medis yang bertugas awalnya mencoba memberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, sekitar pukul 16.30 WIB.

Tampak dari video yang diterima, tim medis mencoba melakukan resusitasi jantung atau memompa bagian dada demi tindakan pertama. Tim juga memberikan bantuan alat medis berupa tabung oksigen sebelum dibawa ke RSSA. Tapi setibanya di RSSA dan mendapatkan perawatan nyawanya tak tertolong.

Baca juga:
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi membenarkan informasi asisten pelatih Arema FC karena kolaps usai bermain di Stadion Gajayana, Kota Malang. Kuncoro saat itu bermain satu babak dan tak ada kendala, tapi ketika istirahat di bench tiba-tiba mengalami kejang-kejang dan kolabs.

"Kami semua sangat shock dan terpukul. Cak Kun memulai karier profesionalnya di Stadion Gajayana, tempat dia merajut mimpi masa mudanya. Dan hari ini, Allah memanggilnya pulang di stadion yang sama, tepat di momen 100 tahun stadion ini. Beliau 'pulang' saat sedang bahagia berkumpul dengan sahabat-sahabat lamanya di lapangan," ujar Yusrinal dengan nada bergetar.

Baca juga:
Tebing 35 Meter Jalur Wisata Bromo Via Malang Longsor

Usai menjalani pemulasaran di rumah sakit, jenazah Kuncoro lalu dibawa ke rumah duka di Jalan Turi RT 5 RW 2 Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

"Mari kita doakan bersama, semoga Almarhum Kuncoro Husnul Khotimah, dilapangkan kuburnya, dan diterangkan jalannya menuju Surga-Mu, Ya Allah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," pungkasnya.