jatimnow.com - Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, membeberkan sejumlah capaian strategis pemerintah daerah dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ). Dalam laporannya, Gus Fawait menyoroti percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat melalui pencairan ribuan beasiswa hingga insentif fantastis untuk para penggerak sosial.
Gus Fawait menegaskan bahwa komitmen Pemkab Jember bukan sekadar wacana. Salah satu pilar utama yang telah berjalan masif adalah program '20 Ribu Beasiswa Cinta Bergema'.
“Tahun ini, kami telah menyalurkan beasiswa kepada 7.037 mahasiswa. Distribusinya kami buat sangat spesifik agar tepat sasaran. Mulai dari jalur prestasi hingga afirmasi untuk warga kurang mampu,” ungkap Gus Fawait, Jumat (3/4/2026).
Bupati yang berlatar belakang santri ini merinci, penerima beasiswa tersebut terbagi menjadi beberapa klaster. Di antaranya 1.579 mahasiswa jalur khusus, 2.532 mahasiswa afirmasi ekonomi (keluarga kurang mampu), serta 1.067 mahasiswa dari kalangan santri dan penghafal Al-Qur'an.
Kuota sisanya diperuntukkan bagi kategori prestasi, guru, serta perangkat desa yang tengah menempuh pendidikan tinggi.
Selain fokus pada pendidikan, Pemkab Jember di bawah komando Gus Fawait juga mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam jumlah besar untuk memberikan insentif kepada tenaga sosial dan masyarakat yang berada di garda terdepan.
Tercatat, anggaran sebesar Rp 31,92 miliar telah direalisasikan untuk 21.399 guru ngaji. Khusus pada awal tahun 2026 ini, Pemkab kembali mencairkan dana senilai Rp 31,04 miliar bagi 20.699 guru ngaji.
Apresiasi berupa honorarium juga diberikan secara merata kepada elemen masyarakat lainnya. Di antaranya untuk Ketua RT dan RW dengan alokasi anggaran hingga Rp 67,12 miliar untuk seluruh wilayah se-Kabupaten Jember.
Baca juga:
Gowes 10 KM, Bupati Jember Jadikan OSMA Ajang Perkuat Soliditas Birokrasi
Apresiasi juga diberikan kepada 14.475 kader Posyandu dengan total serapan anggaran mencapai Rp 52,21 miliar.
Dalam rangka menekan angka kemiskinan ekstrem dan pengangguran, Gus Fawait memastikan intervensi pemerintah tidak hanya berkutat pada bantuan konsumtif, melainkan juga perbaikan infrastruktur dasar warga.
“Kami telah menuntaskan renovasi melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi 201 keluarga. Ini krusial agar standar hidup masyarakat kita meningkat secara nyata,” tegasnya.
Di sisi lain, jaring pengaman sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) terus digulirkan secara terukur. Tercatat, 28.510 warga kategori miskin dan rentan telah menerima manfaat bantuan ini.
Baca juga:
Jember MPP Mini Terbanyak di Tapal Kuda, Warga Kini Tak Perlu ke Kota
Perhatian khusus juga diarahkan pada sektor pekerja unggulan daerah dan kelompok rentan. Sebanyak 10.980 jiwa yang terdiri dari buruh tani tembakau, pekerja pabrik rokok, kelompok disabilitas, hingga anak yatim piatu turut menjadi penerima manfaat prioritas.
Gus Fawait meyakini bahwa seluruh realisasi program kerakyatan ini akan menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan Jember yang lebih inklusif dalam lima tahun mendatang.
"Ini bukan sekadar rentetan angka di atas kertas, tapi bukti konkret kehadiran pemerintah di tengah kesulitan rakyat," pungkas Gus Fawait.
URL : https://jatimnow.com/baca-83524-sampaikan-lkpj-bupati-gus-fawait-buktikan-komitmen-cetak-sdm-unggul