Pixel Code jatimnow.com

KPU Kota Probolinggo Tetapkan 181 Ribu Pemilih, Mayangan Terbanyak

Editor : Yanuar D   Reporter : Ide Farid Nasution
Ilustrasi verifikasi data pemilih di Kota Probolinggo.
Ilustrasi verifikasi data pemilih di Kota Probolinggo.

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk Triwulan II Tahun 2026. Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka, total pemilih di Kota Probolinggo saat ini tercatat sebanyak 181.156 orang.

Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Kota Probolinggo Nomor 16 Tahun 2026 yang ditandatangani langsung  oleh Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faisal, Kamis (2/7/2026). Radfan Faisal menegaskan bahwa penetapan ini merupakan bagian dari kewajiban hukum yang harus dijalankan demi menjaga akurasi hak pilih masyarakat. 

"Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menetapkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tingkat kabupaten/kota dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota," ujarnya.

Sebelum keputusan resmi ini diterbitkan, pihak KPU Kota Probolinggo terlebih dahulu telah merampungkan agenda rapat pleno terbuka yang memuat sinkronisasi data dari berbagai wilayah. 

Dokumen hasil rapat tersebut dituangkan dalam Berita Acara Nomor: 128/PP.07-BA/3574/3/2026 tanggal 2 Juli 2026 tentang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan Kedua Tahun 2026. 

Dari total 181.156 pemilih yang kini terdaftar dan tersebar di 29 desa atau kelurahan, komposisinya terdiri atas 88.750 pemilih laki-laki dan 92.406 pemilih perempuan.

Berdasarkan lembar lampiran keputusan tersebut, wilayah Kecamatan Mayangan yang memiliki 5 kelurahan didapuk menjadi wilayah dengan basis pemilih terbanyak, yakni mencapai 46.832 pemilih, dengan rincian 23.133 laki-laki dan 23.699 perempuan. 

Baca juga:
KPU Kota Probolinggo Luncurkan Rumah Pintar Pemilu

Menyusul di posisi kedua adalah Kecamatan Kanigaran dengan total 46.312 pemilih yang tersebar di 6 kelurahan, terdiri dari 22.409 laki-laki dan 23.903 perempuan. 

Sementara itu, Kecamatan Kademangan yang juga menaungi 6 kelurahan mencatatkan data pemilih sebanyak 32.996 orang, dengan komposisi 15.999 laki-laki dan 16.997 perempuan.

Di sisi lain, untuk wilayah Kecamatan Kedopok yang memiliki 6 kelurahan, tercatat mengantongi total 28.609 pemilih yang mencakup 14.132 laki-laki dan 14.477 perempuan. 

Terakhir, Kecamatan Wonoasih yang mengoordinasikan 6 kelurahan menjadi wilayah dengan jumlah pemilih paling sedikit dalam rekapitulasi triwulan ini, yaitu sebanyak 26.407 pemilih dengan rincian 13.077 laki-laki dan 13.330 perempuan.

Melalui surat keputusan yang diedarkan, KPU menyatakan bahwa regulasi baru ini mengikat seluruh jajaran pemangku kebijakan di bawahnya sejak waktu ditandatangani. 

"Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," bunyi penggalan naskah keputusan KPU Kota Probolinggo tersebut. 

Keabsahan salinan dokumen keputusan ini juga dipastikan telah diverifikasi penuh dan disesuaikan dengan naskah aslinya oleh Kepala Subbagian Teknis Penyelenggara Pemilu dan Hukum Sekretariat KPU Kota Probolinggo, Qori Mughni Kumara.