jatimnow.com
JT 610 Jatuh, Beredar Curhatan Diduga dari Pramugari Lion Air

Instagram @nurzillasahir

jatimnow.com - Di tengah proses pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610, seorang yang diduga pramugari curhat.

Ia meminta semua pihak tidak dengan cepat dan serta merta menyalahkan tempatnya bekerja terkait kecelakaan Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10).

Akun Instagram @nurzillasahir menulis panjang menumpahkan isi hatinya. Iajuga mengunggah foto bunga sebagai ungkapan duka. Terdapat note bertuliskan "Turut Berduka Cita JT610 Keep Strong". Foto bunga tersebut diduga diambil di dalam pesawat.

"Memulai provokasi, menghina tugas pramugari, pilot, bahkan teknisi. LCC (low cost carrier) dituduh sumber tragedi," tulis dia pada caption foto.

"Saya mewakili ribuan karyawan di maskapai ini ingin sedikit bercerita, walau mungkin sulit di mengerti bagi kalian yg memang sudah terlanjur benci," tambahya.

Pantauan jatimnow.com pada Kamis (1/11/2018), postingan @nurzillasahir yang memiliki followers 162 ribu itu telah menuai 383 komentar dan 7,141 like.

Berikut isi 'jeritan' @nurzillasahir atau zilla melalui Instagram yang diunggah pada 30 Oktober atau sehari setelah peristiwa kecelakaan pesawat

"Sejak tgl 29 oktober 2018 sampai siang ini suasana berduka masih menyelimuti keluarga besar Lion Group, bahkan mgkin rakyat Indonesia.

Tp bisa jadi tidak smua merasakan duka yang sama. Beberapa netizen dgn smartphone mahal, namun kalah smart dgn handphonenya mengetik komentar2 yg notabene Bodoh di mata kami pekerja aviasi.

Mereka mendadak menjadi pengamat dunia aviasi , bahkan merangkap KNKT yg jago menginvestigasi.

Memulai provokasi , menghina tugas pramugari, pilot, bahkan teknisi. LCC (low cost carrier) di tuduh sumber tragedi.

Sampai mencaci maki berharap maskapai tempat kami mengais rezeki ini ditutup dan diberi sanksi. Lucunya para netizen ini.

Saya mewakili ribuan karyawan di maskapai ini ingin sedikit bercerita, walau mungkin sulit di mengerti bagi kalian yg memang sudah terlanjur benci.

Kami manusia biasa. Tidak luput dari salah. kebanyakan dr kami merantau dr kampung halaman, meninggalkan orangtua sanak saudara demi mengais rezeki disini. Kami tulang punggung keluarga.

Pramugari, pilot,teknisi, ramp, groud staff punya cerita sendiri dan perjuangan sendiri untuk berkarier disini. Perjalanan kami sampai dititik ini tidak semudah jemari kalian mengetik caci maki di kolom gosip sana sini.

Kalian tidak akan tau rasanya berada di posisi kami, sampai kalian benar2 ada di posisi ini. Siapa yang mau musibah ini trjadi?

Pesawat itu ibarat rumah kami, dan kami tidak ingin menghancurkan tempat tinggal kami. LCC? Lantas knp? Krna LCC kami lebih sering terjadi tragedi? Karna swasta kami lebih sering tertimpa bencana? Tidak ada yang bisa menjamin itu semua. Kun fayakun, jadilah, maka trjadilah ia.

Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh -Qs an nisaa 78.

Loading...

Apapun maskapainya, semahal apapun tiketnya, sehebat apapun teknologi pesawatnya, jika Allah berkehendak, maka tidak akan ada satu pun yg mampu mengelak.

Buat kalian yang tidak henti menghardik perusahaan atau profesi kami, jika kalian tidak punya hati utk turut merasakan simpati/empati, stidaknya pakailah otak kalian dalam memberi opini.

Sekian curhatan dari saya. Seorang pramugari maskapai LCC, maaf kalo ada yg tdk berkenan".

Instagram @nurzillasahir

 

Berita Terkait