Pixel Code jatimnow.com

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS, Ini Harapan Plt Bupati Tulungagung

Editor : Bramanta  
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin membuka verifikasi faktual calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Sebanyak 10 peserta mengikuti verifikasi faktual yang dilakukan oleh perwakilan Baznas RI tersebut. Nantinya akan terpilih lima orang pimpinan BAZNAS Tulungagung untuk periode 2026-2031.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin mengatakan BAZNAS memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Pengelolaan yang baik tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi umat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

"Tahapan verifikasi faktual ini menjadi momentum penting untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kapasitas, rekam jejak, integritas, serta komitmen para calon pimpinan dalam mengemban amanah yang sangat mulia tersebut," ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Pihaknya berharap kepada seluruh calon pimpinan dapat mengikuti proses wawancara ini dengan sebaik-baiknya, menyampaikan gagasan, visi, dan komitmen untuk memajukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung sehingga semakin dipercaya oleh masyarakat dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas.

Baca juga:
Petugas Gabungan di Tulungagung Tertibkan Pedagang yang Berjualan Diatas Trotoar

"Semoga melalui proses seleksi yang baik ini akan lahir kepemimpinan BAZNAS yang semakin kuat dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Tulungagung demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, berkeadilan, dan religius," harapnya.

Sementara itu Pimpinan BAZNAS Korwil Jawa Timur Syarifudin menyampaikan verifikasi faktual ini merupakan tahapan akhir bagi peserta. Sebelumnya peserta telah mengikuti tahapan seleksi administrasi dan CAT. Yang nantinya kesepuluh peserta menjalani verifikasi faktual di pusat. Pihaknya berharap pimpinan yang terpilih harus mempunyai pengetahuan yang tinggi dan memiliki standar pengelolaan Zakat yang sesuai dengan good amil government, yaitu aman syar'i , aman regulasi dan aman NKRI.

Baca juga:
Generasi Muda di Tulungagung Kurang Minat Menjadi Anggota BPD

"Jadi ketiga-tiganya untuk memastikan zakat itu harus dikelola secara Syariah disesuaikan dengan Undang-undang lalu dipastikan juga untuk mendukung program - program pemerintah," pungkasnya.