jatimnow.com - Homeground resmi memperluas jaringan fasilitas olahraga raket dengan membuka Homeground Premiere Diponegoro, Jumat (24/7). Cabang kedua di Surabaya itu sekaligus menjadi lokasi penyelenggaraan HG Open 2.0, turnamen padel yang diikuti sekitar 200 tim dengan total hadiah Rp120 juta.
Ekspansi tersebut dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap padel yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan besar di Indonesia. Sebelumnya, Homeground telah lebih dulu mengoperasikan Homeground Premiere The Grand Kenjeran sejak September 2024.
Direktur Homeground Ivana Tantoyo mengatakan kehadiran cabang baru di kawasan Surabaya Tengah menjadi langkah perusahaan memperluas jangkauan layanan setelah sebelumnya hadir di wilayah timur kota.
"Cabang pertama kami berada di The Grand Kenjeran, sedangkan cabang kedua ini berada di Surabaya Tengah. Kami melihat ekosistem olahraga raket di Surabaya terus berkembang sehingga perlu menghadirkan fasilitas yang lebih lengkap," ujarnya.
Turnamen HG Open 2.0 berlangsung pada 24–26 Juli 2026 dengan mempertandingkan kategori upper beginner hingga high silver. Babak final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/7).
Kompetisi tersebut mendapat dukungan Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), bekerja sama dengan Grandeur Sports Management sebagai operator pertandingan dan menggunakan sistem InCourta untuk pencatatan skor resmi.
Cabang kedua Homeground di Surabaya resmi beroperasi dengan enam lapangan padel berstandar internasional dan menjadi tuan rumah turnamen HG Open 2.0 yang diikuti 200 tim dengan total hadiah Rp120 juta. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Berbeda dengan venue sebelumnya, Homeground Premiere Diponegoro dikembangkan sebagai kawasan olahraga dan gaya hidup dalam satu lokasi.
Fasilitas yang tersedia meliputi enam lapangan padel berstandar internasional, empat lapangan pickleball, area latihan bersama Stellar Calisthenics, kafe YOI KONA, lounge, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya. Ke depan, kawasan tersebut juga akan dilengkapi pusat kebugaran FTL.
Menurut Ivana, konsep tersebut dirancang agar masyarakat dapat mengakses berbagai aktivitas kesehatan dalam satu tempat.
"Pemilik gedung memang memiliki dedikasi untuk menjadikan tempat ini sebagai pusat wellness. Jadi bukan hanya olahraga raket, tetapi juga ada fasilitas kebugaran dan ruang berkumpul sehingga pengunjung bisa beraktivitas dalam satu kawasan," terangnya.
Homeground juga melihat antusiasme masyarakat terhadap padel terus meningkat. Hal itu tercermin dari tingginya minat peserta pada kelas pengenalan atau Coba-Coba Padel yang didominasi pemain pemula.
"Setiap kelas pengenalan selalu ramai. Banyak yang benar-benar baru pertama kali mencoba padel. Itu menunjukkan pertumbuhan peminat masih terus berlangsung," ujar Ivana.
Baca juga:
ORADO Jatim Dukung Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 di Surabaya
Selain lapangan padel, kehadiran empat lapangan pickleball menjadi salah satu pembeda Homeground Premiere Diponegoro dibanding sejumlah venue lain di Surabaya.
Direktur Homeground Rocky Hartanto Tanujaya menilai perkembangan padel Surabaya masih berada pada fase awal sehingga peluang bisnisnya masih terbuka lebar.
"Padel baru berkembang sekitar dua tahun di Indonesia. Kami melihat potensinya masih sangat besar sehingga memutuskan membuka cabang kedua," ucapnya.
Menurut Rocky, keberhasilan bisnis padel tidak cukup mengandalkan penyewaan lapangan. Pengelola juga perlu membangun komunitas melalui akademi, program coaching, turnamen, hingga berbagai kegiatan rutin.
Homeground kini mulai mengembangkan program pelatihan bagi anak-anak mulai usia lima tahun. Sementara pemain tertua yang rutin bermain di Homeground telah berusia sekitar 65 tahun.
"Padel bisa dimainkan hampir semua kelompok usia sehingga pasarnya cukup luas," ujarnya.
Baca juga:
Crystalin RunXperience 2026 Resmi Digelar di Surabaya, Ribuan Pelari Meriahkan Balai Kota
Saat ini, tarif penyewaan lapangan berkisar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per jam, bergantung pada jam bermain. Venue beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 00.00 WIB.
Ekspansi Homeground di Surabaya belum berhenti. Perusahaan telah menyiapkan Homeground Premiere Tennis Jemursari yang akan menghadirkan dua lapangan tenis indoor premium.
Rocky mengatakan fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada awal Agustus 2026 sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem olahraga raket yang lebih lengkap.
"Di Jakarta, Homeground juga memiliki fasilitas pickleball dan tenis. Konsep itu kami bawa ke Surabaya karena kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap olahraga terus meningkat," katanya.
Peresmian Homeground Premiere Diponegoro dan penyelenggaraan HG Open 2.0 turut didukung sejumlah mitra, antara lain Melania Clinic, Lencir, Realfood, Safe Care, AYO, TOTO, dan The Grand Kenjeran.
Dengan penambahan venue baru serta rencana pembukaan fasilitas tenis indoor, Homeground membidik Surabaya sebagai salah satu pusat perkembangan olahraga raket di Indonesia.
URL : https://jatimnow.com/baca-86187-padel-surabaya-makin-bergairah-homeground-resmikan-venue-kedua